20-03-2013, 02:38 PM
Tgl 9 Maret 2013 kemarin akhirnya berkesempatan naik KA 32 dari Gambir ke ML. Dapat K1 3(K1 0 09 07). Berangkat dari Gambir tepat waktu pkl 17.30 wib. Untuk rangkaian KA ini kebetulan tidak membawa Kereta Batik(Kereta Makan memakai livery argo pesawat). Total membawa 7 rangkaian K1. Okupansi di Kereta 3 yang saya naiki sangat bagus(Full sejak Gambir, dan tinggal 40% setelah lewat Tulungagung dan Blitar). Yang bisa saya ingat KA 32 sampai di Malang telat hingga hampir pkl 09.30wib, padahal sampai di CN hanya telat 2 menitan saja, dan berangkat kembali tepat waktu. Di Blitar KA 32 baru tiba sekitar pkl 07.20wib, sampai di Kepanjen sekitar pkl 08.45...
Yang kasihan justru penumpang Moleks yang terpaksa nunggu silangan lama di MLK. Biasanya kalau KA 32 tepat waktu, Moleks silangan ini tidak akan membutuhkan waktu lebih dari 5-10 menit, tapi itung2 saat itu kalah silangnya bisa makan waktu lebih dari setengah jam di MLK.
Tgl 18 Maret kemarin akhirnya naik KA 7023 dari ML tujuan Gambir(tapi sebenarnya berhentinya tidak di Gambir). Dari Malang berangkat tepat waktu pkl 13.45. Kondisi hujan deras sehingga keberangkatan dari stasiun ML ke MLK harus ditempuh 10 menitan(normalnya 2-3 menit). Ternyata di PJL Mergosono dan sebagian rel Stasiun MLK terendam air hingga ketinggian 10-30cm. Khusus yg ini, saya tidak banyak mengingat (≖᷆︵︣≖) perjalanan, karena AC lumayan dingin dan sukses membuat saya tertidur lelap, apalagi saya leluasa memainkan '2 kursi' dari ML ke Jogja karena kursi sebelah saya kosong. Saya duduk di Kereta 4. Okupansi dari ML sepi, hanya kisaran 20-30%(weekday). Namun sejak Stasiun Tulungagung dan Kediri hingga Jogja, Kereta yang saya naiki ini okupansinya naik sekitar 95%. KA 7023 sebenarnya telat sampai di Cikampek pkl 04.30an wib. Estimasi saya sampai di Gambir paling tidak, jam tibanya pkl 06.00wib. Sebenarnya saya niatnya turun di Stasiun Jatinegara, namun ketika menjelang Stasiun Bekasi(tepatnya di seberang Terminal Bulak Kapal) mendadak kereta api berhenti. Momen ini saya mandaatkan utk turun dari Kereta, karena lebih dekat ke rumah di daerah Kab Bekasi daripada menunggu kereta berhenti di Jatinegara/Gambir dalam keadaan telat.
Yang kasihan justru penumpang Moleks yang terpaksa nunggu silangan lama di MLK. Biasanya kalau KA 32 tepat waktu, Moleks silangan ini tidak akan membutuhkan waktu lebih dari 5-10 menit, tapi itung2 saat itu kalah silangnya bisa makan waktu lebih dari setengah jam di MLK.
Tgl 18 Maret kemarin akhirnya naik KA 7023 dari ML tujuan Gambir(tapi sebenarnya berhentinya tidak di Gambir). Dari Malang berangkat tepat waktu pkl 13.45. Kondisi hujan deras sehingga keberangkatan dari stasiun ML ke MLK harus ditempuh 10 menitan(normalnya 2-3 menit). Ternyata di PJL Mergosono dan sebagian rel Stasiun MLK terendam air hingga ketinggian 10-30cm. Khusus yg ini, saya tidak banyak mengingat (≖᷆︵︣≖) perjalanan, karena AC lumayan dingin dan sukses membuat saya tertidur lelap, apalagi saya leluasa memainkan '2 kursi' dari ML ke Jogja karena kursi sebelah saya kosong. Saya duduk di Kereta 4. Okupansi dari ML sepi, hanya kisaran 20-30%(weekday). Namun sejak Stasiun Tulungagung dan Kediri hingga Jogja, Kereta yang saya naiki ini okupansinya naik sekitar 95%. KA 7023 sebenarnya telat sampai di Cikampek pkl 04.30an wib. Estimasi saya sampai di Gambir paling tidak, jam tibanya pkl 06.00wib. Sebenarnya saya niatnya turun di Stasiun Jatinegara, namun ketika menjelang Stasiun Bekasi(tepatnya di seberang Terminal Bulak Kapal) mendadak kereta api berhenti. Momen ini saya mandaatkan utk turun dari Kereta, karena lebih dekat ke rumah di daerah Kab Bekasi daripada menunggu kereta berhenti di Jatinegara/Gambir dalam keadaan telat.
