Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kereta Api tidak "merakyat" lagi......
#48
(14-03-2013, 11:59 PM)babay_elgoe Wrote:
(04-03-2013, 08:46 PM)Toentang Wrote: Operator KA di Indonesia yaitu PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekarang memang lebih tertib, diantaranya pemesanan tiket KA lebih mudah, penumpang KA jarak jauh semua kelas dijamin mendapat tempat duduk dan suasana di stasiun KA lebih nyaman, dengan penertiban calon penumpang dan pedagang.

Tetapi mungkin demi mengejar keuntungan karena sudah menjadi Perusahaan Perseroan (PT) yang dituntut untuk menghasilkan profit, banyak hal yang menjadikan kesan kereta api sekarang berbeda dengan dulu.

Dahulu KA terkesan lebih merakyat, identik dengan transportasi murah meriah tapi relatif cepat dan aman. Adanya KA feeder dengan tiket yang super murah dan berhenti hampir di tiap stasiun, maupun tiket ekonomi dan bisnis yang masih tergolong sangat terjangkau. Selain itu adanya para pedagang makanan yang khas tentu dengan harga yang murah pula, sebut saja pecel madiun, pecel gambringan atau pecel kroya.
Dulu dengan uang 6000 rupiah, sudah bisa menempuh perjalanan dari Semarang menuju Cepu dengan bonus keakraban dengan para penumpang yang sama-sama duduk lesehan. Ditambah lagi bisa makan pecel yang murah dan kenyang sekaligus nikmat. Atau feeder Wonogiri yang dengan tiga lembar uang seribu sudah bisa menempuh perjalanan dari Solo ke Wonogiri. Jika dengan moda transportasi yang lain, mustahil dengan harga segitu.

Dengan adanya peraturan baru yang menghilangkan semua KA feeder maupun KA lokal yang dianggap kurang menguntungkan, kesan kereta api yang bersahabat dengan rakyat biasa semakin memudar. Apalagi jika peraturan pedagang yang tidak boleh masuk stasiun benar-benar dilaksanakan, maka semakin hilanglah kesan kereta api yang merakyat. Adanya KA ekonomi AC yang dengan alasan lebih manusiawi adalah alasan untuk menaikkan tiket ekonomi.

Dengan menjadi Perusahaan Perseroan (PT) yang dituntut untuk menghasilkan profit, akan beda saat masih menjadi perusahaan jawatan (PJKA) atau Perusahaan Umum (Perumka). Kedua bentuk badan usaha tsb lebih cenderung mengutamakan pelayanan daripada mengejar keuntungan.

Hal yang sebenarnya lebih menjadi perhatian operator KA adalah faktor keamanan, baik keamanan perjalanan KA maupun keamanan penumpang KA itu sendiri. Tingginya angka pencurian dan kehilangan barang di KA, pelemparan batu yang mengenai penumpang dan kru KA serta masalah-masalah keamanan lain harusnya menjadi fokus utama operator KA.
Sebenernya peran wakil rakyat terutama Komisi V DPR RI yang membidangi perhubungan juga penting karena mereka yang menentukan subsidi dan keberadaan KA Ekonomi. Setahu saya DPR lah yang membuat persetujuan mengenai tarif KA ekonomi sementara bisnis dan eksekutif ditentukan oleh operator.
Nah sekarang kalau anggota dewan yang terhormat "Malas" naik KA ekonomi mereka bakal setuju saja dengan penghapusan KA kelas rakyat tersebut, apalagi mereka tidak pernah tahu kalau masyarakat butuh sarana trasportasi yang murah.

Kayaknya wayat harus sering-sering turun deh, atau status perusahaan dibah jadi Perum/pn yang tujuannya tidak mencari profit, tetapi untuk melayani masyarakat. Jadi, nanti sih saya pengennya semua KA K3 ashee semua (yang non ac jadi cadangan buat peak season) tapi harga PSO. Dan harga K3 yang nanggung-nanggung (pake 500) diturunin biar pas. Harga KA lain juga dirasionalisasi, misalnya Sancaka YK-SGU PP K1nya jadi 90.000, bisnis ac 65.000, dll deh...terus tuslah diadain lagi, dengan rasa yang lebih baik. Reska bisa menggandeng perusahaan yang terkenal dalam bidang boga untuk dilatih cara memasak makanan yang enak..
Xie Xie
Reply


Messages In This Thread
RE: Kereta Api tidak "merakyat" lagi...... - by dozykayen - 15-03-2013, 09:31 AM
RE: Kereta Api tidak - by Yogi Abdi Nugroho - 30-10-2013, 05:14 AM
RE: Joy Ride Pangrango (lagi) - by zae abjal - 29-01-2014, 05:55 PM
JR Pangrango - by zae abjal - 11-02-2014, 01:06 AM
JR Pangrango - by zae abjal - 01-03-2014, 12:04 AM
JR Pangrango - by zae abjal - 06-03-2014, 04:26 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)