10-02-2013, 03:56 PM
(10-02-2013, 03:07 PM)LufthansaPilot Wrote:(10-02-2013, 10:25 AM)elrondo Wrote:(10-02-2013, 10:12 AM)Andrew_CN Wrote:(10-02-2013, 09:16 AM)scorpion_Mutsel Wrote:(10-02-2013, 08:11 AM)LufthansaPilot Wrote: Dan juga lebih baik managementnya dipindah ke DAOP II atau DAOP VIII
Ya kan emang biasanya gitu om kepemilikan kereta berdasarkan tujuan awal atau tujuan akhir tu kereta
Kalo pindah DAOP kepengurusan mah pasti lah gw bilang, ga mungkin ngga, scara kalo gw bilang si itu kan pekerjaan jangka panjang, bukan yg buru2 kayak proyeknya ciregal.
Mengikuti issue yg pernah terjadi si dugaan paling bsar kepengurusannya pindah ke BD krn dulu sempet wacana mau diganti all crew nya sama milik reska BD, bukan SMT lg, tp akhirnya ga jd karna sgalanya blom siap. Skarang kondisinya mutsel, turangga & pasundan punya SDT, kahuripan punya MN, sarana cari profit jarak jauhnya mreka cuma dr gopar, wilis & lodaya (itu jg wilis kadang angin2an okupansinya), gw yakinnya ini uda plan jangka panjang buat memindahkan kepengurusan ke BD, tp let see dhe 3 minggu lagi.
mutsel itu punya daop 2 loh....Apa mungkin rangkaian harina yang sekarang dimutasi ke BD? secara kayanya persediaan BD terbatas (terutama K1 karena trip K1 BD cukup banyak) dan di SMT pun kayanya agak susah dipake buat sindoro/muria, soalnya kebanyakan ex-eksis
Bisa juga minta 845xxnya BK/968xxnya YK/Semua K1 Eksisnya diretrofit jadi kayak K1-845xxnya BK (tapi opsi ketiga ini biayanya malah mahalll)
Oh ya, K1 958xx yang dulu dipake JB-250 sekarang kemana ya??? cocok tuh klu mau dibuat Harina.... Kalau nggak bisa pake K1 2001/99nya BD..........
kalau saya pribadi setujunya dengan Daop 2, soalnya perawatan disana lebih
dibanding Daop 8 (sepengamatan saya). Maksudnya yang dipake GoJat lama itu? Kayaknya beberapa sekarang jadi K1 cireks deh....CMIIW

