27-11-2012, 05:02 PM
(27-11-2012, 03:53 PM)rubenz56 Wrote:(23-11-2012, 09:43 PM)POERWOKERTO +75M Wrote: [quote='Agus Riyanto' pid='340458' dateline='1349053202']
[quote='ady_mcady' pid='340307' dateline='1348893763']
[spoiler]
saya paling serem kalau lihat penumpang krl yang transit disini. dari peron 5-6 ke peron 3-4 berlari2 sambil nyebrang rel, sementara dari jalur 4 mau ada kereta jarak jauh yang mau melintas langsung.
rumor mau dibuat skybridge disini ya? supaya penumpang krl tidak perlu nyebrang rel lagi. tapi kalau saya lebih milih underpass dangkal seperti di senen atau di stasiun tugu. (bukan underpas dalam macam di depok baru).
sebab jika bikin skybridge, pasti tinggi sekali karena harus mengalahkan tinggi kereta dan kabel laa nya sekalian, seperti di tanahabang. demikian pula jika underpas terlalu dalam kayak di depok baru. pasti melelahkan buat penumpang krl, terutama ibu2 dan orang tuwa.
[/spoiler]
Nah itulah ...... sy juga dari dulu kepikirian spt itu.
Istri saya dulu juga hampir dicium KA yg langsung, saat baru turun dari KRL dan hendak keluar sta.
Sy mah kepikiran, baiknya KRL KRL yg transit berhentinya di jalur 1 s/d 4. Seangkan yang langsung pake jalur 5 dst.
Kalo emang mau dibangun underpass di Manggarai, semoga saja jangan seperti underpass Setasiun Pasarsenen. Melelahkan dan jarak anak tangganya terlalu curam
Sepur lurus GMR-MRI-JNG bukannya ada di jalur 3 dan 4??? Kalo jalur 3 dan 4 dipake transit KRL berarti KA langsung masuk sepur belok donk.
Kalau saya ngeliatnya dari arah kereta dari GMR yang ke JNG, biasanya lewat ke jalur 4, kalau misal ada kereta yang langsung sementara ada KRL yang mau transit, pasti KRLnya dimasukin sepur belok atau ditahan sinyal masuk, kalau misalnya jalur 3 jarang sekali kereta dari GMR ke JNG lewat situ untuk langsung atau transit CMIIW

