20-11-2012, 11:42 PM
(20-11-2012, 10:21 PM)rubenz56 Wrote: tanggal 19, LAA + persinyalan MRI mati kesamber gledek, tanggal 20 (hr ini) lintas UI-DP gangguan persinyalan (padahal ga ujan & ga ada gledek), KRL antri krn lintas dilayani manual, kenapa lintas bogor selalu dihantui gangguan sinyal? apakah ini karena kurang perawatan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero)? seingat saya, saat akan dilakukan kenaikan tarif dirut KAI sendiri yang ngomong kenaikan tarif u/ perbaikan pelayanan, bedanya? rasanya sama saja, gangguan sinyal seolah tanpa henti dan perbaikannya terlihat gak total, alias hanya dibenerin sementara, ga ada perbaikan signifikan spt penggantian penangkal petir pada modul2 sinyal yang katanya sih sudah ada penangkal, tapi ga cukup kuat menangkal sambaran gledek.
Mungkin yg dimaksud Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) waktu itu gambarannya kyk gini : Lebih enak mana minum kopi tanpa gula dibanding dgn minum kopi tapi gulanya cuma 1/3 sendok...?

