20-11-2012, 04:15 PM
(20-11-2012, 01:44 PM)van Baso Wrote: Balik lagi ke sistem manual ajah klo elektric sering bermasalah, itung-itung olahraga PPKA-nya
sistem signalling di jabotabek itu sebenarnya sudah kadaluarsa (usia sudah mencapai 20 - 30 tahun). secara komponen banyak yang sudah tidak diproduksi pagi oleh pabrik siemens sehingga apabila ada modul yang rusak maka akan ditangani secara semi-permanen alias hanya 'di-akal-i'.
sudah ada rencana untuk mengganti total sistem signalling di jabotabek mulai akhir tahun 2013 sampai 2014.
pada bulan Oktober 2012, PT KA sudah membuka lelang untuk pengadaan modul interlocking sinyal ssi di daop 1. Info selengkapnya silahkan klik di sini. Namun demikian lelang modul interlocking ssi tersebut hanya untuk mengganti sebagian kecil modul yang telah rusak. saya agak ragu ada vendor yang bisa menyediakan modul dengan spesifikasi yang sama persis dengan spesifikasi dari siemens. kenyataannya siemens memang sudah tidak lagi memproduksi modul/komponen yang dilelang tersebut. Sistem sinyal itu sifatnya proprietary, artinya setiap vendor punya spesifikasi sendiri-sendiri, kecuali kali ada standar tertentu yang harus diikuti (misal: ERTMS). Jadi sistem-nya siemens ya tidak bisa dibuat oleh manufaktur yang lain. Namun demikian sistem tiap produsen sinyal bisa diintegrasikan dengan interface, tapi untuk membuat interface, harganya juga terkadang tidak murah.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.


