29-10-2012, 10:14 AM
Prameks ooh prameks tiada hari selalu ada masalah 
Prameks tiba di Kutoarjo sekitar pukul 06.00 WIB dan bertolak menuju Jogja da Solo pukul 06.15 WIB. Parahnya lagi Prameks berjalan sangat pelan. Pukul 07.10 WIB saja Prameks baru tiba di Stasiun Wates. Bahkan di stasiun ini sebagian penumpang utamanya dengan tujuan Stasiun Lempuyangan Jogja diminta pindah ke KA Progo.
Sedangkan penumpang yang lain bisa melanjutkan perjalanan menggunakan KA Prameks. Salah seorang penumpang Prameks, Dwi Rakhmawati, mengaku sangat kecewa dengan buruknya layanan kereta tersebut. Sebab menurutnya pagi itu dia sedang terburu-buru untuk mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di intansi pemerintahan tempatnya bekerja.
Salah seorang petugas KA Prameks, Jalu, menjelaskan kemampuan laju Prameks memang sangat terbatas pagi itu. Sehingga sebagian penumpang diminta pindah ke KA Progo. Utamanya penumpang dengan tujuan Lempuyangan Jogja.
KA PRAMEKS: Telat Lebih dari 1 Jam, Wildan Tersiksa…
Senin, 29 Oktober 2012 08:50 WIB | Kurniawan/JIBI/SOLOPOS
SOLO–Kejadian pada Senin (29/10/2012) pagi bisa jadi merupakan pengalaman paling tidak mengenakkan bagi Tuti, 28. Ibu satu anak itu dibuat keteteran selama perjalanan menggunakan KA Prameks dari Stasiun Kutoarjo dengan tujuan Stasiun Balapan Solo.
Penyebabnya, tidak lain lambatnya laju Prameks. Selain itu KA Prameks beberapa kali kehilangan tenaga sehingga berhenti tidak pada tempatnya. Kondisi itu ditambah padatnya penumpang membuat buah hati Tuti yakni Wildan yang baru berumur delapan bulan rewel.
Selama perjalanan Wildan selalu menunjukkan gelagat tidak nyaman. Bahkan beberapa kali Wildan menangis sehingga harus ditenangkan ibunya. Penderitaan Tuti dan Wildan berlangsung dari Kutoarjo hingga Stasiun Tugu. Di Tugu seluruh penumpang Prameks termasuk Tuti diminta pindah ke Maguwo Ekspres tujuan Solo.
“Tapi kenyataannya Maguwo Ekspres juga penuh penumpang. Kasihan anak saya,†keluhnya kepada Solopos.com.
[/spoiler]

Quote: KA Prameks Kembali Berulah[spoiler]
Senin, 29 Oktober 2012 07:58 WIB | Kurniawan/JIBI/SOLOPOS | Dilihat: 527 Kali
JOGJA-Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) kembali berulah, Senin (29/10) pagi. Di saat ratusan penumpangnya diburu waktu masuk kerja setelah masa cuti bersama Hari Raya Idul Adha, Prameks angkatan pertama dari Stasiun Kutoarjo tujuan Solo malah datang terlambat.
Prameks tiba di Kutoarjo sekitar pukul 06.00 WIB dan bertolak menuju Jogja da Solo pukul 06.15 WIB. Parahnya lagi Prameks berjalan sangat pelan. Pukul 07.10 WIB saja Prameks baru tiba di Stasiun Wates. Bahkan di stasiun ini sebagian penumpang utamanya dengan tujuan Stasiun Lempuyangan Jogja diminta pindah ke KA Progo.
Sedangkan penumpang yang lain bisa melanjutkan perjalanan menggunakan KA Prameks. Salah seorang penumpang Prameks, Dwi Rakhmawati, mengaku sangat kecewa dengan buruknya layanan kereta tersebut. Sebab menurutnya pagi itu dia sedang terburu-buru untuk mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di intansi pemerintahan tempatnya bekerja.
Salah seorang petugas KA Prameks, Jalu, menjelaskan kemampuan laju Prameks memang sangat terbatas pagi itu. Sehingga sebagian penumpang diminta pindah ke KA Progo. Utamanya penumpang dengan tujuan Lempuyangan Jogja.
KA PRAMEKS: Telat Lebih dari 1 Jam, Wildan Tersiksa…
Senin, 29 Oktober 2012 08:50 WIB | Kurniawan/JIBI/SOLOPOS
SOLO–Kejadian pada Senin (29/10/2012) pagi bisa jadi merupakan pengalaman paling tidak mengenakkan bagi Tuti, 28. Ibu satu anak itu dibuat keteteran selama perjalanan menggunakan KA Prameks dari Stasiun Kutoarjo dengan tujuan Stasiun Balapan Solo.
Penyebabnya, tidak lain lambatnya laju Prameks. Selain itu KA Prameks beberapa kali kehilangan tenaga sehingga berhenti tidak pada tempatnya. Kondisi itu ditambah padatnya penumpang membuat buah hati Tuti yakni Wildan yang baru berumur delapan bulan rewel.
Selama perjalanan Wildan selalu menunjukkan gelagat tidak nyaman. Bahkan beberapa kali Wildan menangis sehingga harus ditenangkan ibunya. Penderitaan Tuti dan Wildan berlangsung dari Kutoarjo hingga Stasiun Tugu. Di Tugu seluruh penumpang Prameks termasuk Tuti diminta pindah ke Maguwo Ekspres tujuan Solo.
“Tapi kenyataannya Maguwo Ekspres juga penuh penumpang. Kasihan anak saya,†keluhnya kepada Solopos.com.
[/spoiler]
.

