05-10-2012, 03:25 PM
(05-10-2012, 09:57 AM)peseg5 Wrote: Bila Rp 9000 itu menurut beberapa penumpang kemahalan, kenapa para commuter tidak mengambil alternatif lain selain KRL? Apa iya tidak ada alternatif angkutan lain selain KRL?
angkutan lain yah...
Dari Serpong/RU bisa naik bis Trans BSD yang lebih jelas
Dari Tangerang bahkan ada bis langsung ke Cawang atau Senen
Dari Bekasi, ada transjakarta, ada bis AC, bahkan bawa motor sendiri pun bisa karena jalannya lurus-lurus aja
Lihat aja itu KRL AC lintas Bekasi, Serpong, Tangerang (apalagi Tangerang sejak KL3 dibunuh), makin lenggang. Malah odong-odong yang makin penuh sesak.
Kecuali lintas Bogor yang memang jalur angkutannya belum handal. Tunggu 6 tol dalam kota Jakarta, Bogor Ring Road, dan Cijago selesai, pasti pindah bawa mobil semua itu
--------
Survei Aspeka (dari pak Anthony Ladjar)
FAKTA HASIL SURVEY ASPEKA JULI-AGT 2012
Penurunan penumpang Commuterline
28,1% ( 79.720 )
Penumpang Commuterline yang beralih ke KRL Ekonomi
31,8% ( 25.360 ) dari penurunan penumpang Commuterline
Perkiraan Penurunan Revenue Commuterline
4,8% ( Rp 85.460.000 )
Penumpang yang beralih ke kendaraan umum lainnya
5% ( 14.200 ) dari pengguna Commuterline
Penumpang yang beralih ke kendaraan pribadi (motor 94% mobil 3%)
13% ( 40.160 ) dari pengguna Commuterline
Emisi bertambah : 54 kg per hari
PROJECTED COMPANY CASHFLOW :
Potensi berkurangnya Revenue per hari PT KCJ :
Rp 85.460.000,-
SUMBER : ASPEKA RESEARCH DIVISION 2012
NB :
Pertanyaan kunci "Apa yang anda akan lakukan bila tarif naik?"

![[Image: NQma0.jpg]](http://i.imgur.com/NQma0.jpg)