02-09-2012, 09:21 AM
jalur ex BDSM antara jombang SS dengan jombangkota memang sangat eksotik. tidak hanya jalurnya yang ada dijalan raya mirip trem, tapi saat jalur ini masuk menembus ringin contong itu juga dramatis banget. itu belum jalur setelah jombangkota arah ploso, yang persis ada diapit jalan dan kali kecil. bagus sekali viewnya kalau seandainya jalur ini hidup.
sama dramatisnya dengan jalur trem ex MSM di malang yang masuk ke tengah alun2 kota, atau jalur ex OJS yang ada ditengah2 median jalan di surabaya.
orang2 eropa kalau membangun tatakota dan jaringan transportasinya memang bagus2 dan estetika seninya patut diacungi jempol.
o, ternyata cuma setopan biasa. tiwas tak kira bekas tasiun atau halte kayak di bekas halte cukir itu.
sama dramatisnya dengan jalur trem ex MSM di malang yang masuk ke tengah alun2 kota, atau jalur ex OJS yang ada ditengah2 median jalan di surabaya.
orang2 eropa kalau membangun tatakota dan jaringan transportasinya memang bagus2 dan estetika seninya patut diacungi jempol.
(01-09-2012, 07:37 AM)bad_boy Wrote: 1 stasiun/halte diantara Stasiun Djombang Kotta sama Stasiun Djombang itu bukan halte atau stasiun melainkan stopplaats, yang berarti berhenti jika dibutuhkan. KAnya berhenti jika ada penumpang akan naik/turun dari KA. Jika tidak ada, maka tempat tersebut hanya akan dilewati. Kalau ancer2nya ane kurang tau, maaf.
o, ternyata cuma setopan biasa. tiwas tak kira bekas tasiun atau halte kayak di bekas halte cukir itu.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

