18-08-2012, 07:41 AM
(18-08-2012, 01:48 AM)PJL_Hunter Wrote:Iya tapi sayangnya Taspatnya udah diturunin dari 120-an jadi 90+ (dibanyak tempat malah 80-an aja palingan) dan lebih banyak Kruis (Meski ABA emang dapet prioritas), jadi lebih lelet
Yah... Sejujurnya saya juga iri kenapa KTM bisa lebih baik dari KAI?
beberapa waktu yang lalu, koran kompas pernah menulis tentang proyek jalur ganda jakarta-surabaya, yaitu apakah nantinya jalur ganda tersebut juga diikuti oleh peningkatan kecepatan sehingga paling tidak waktu tempuh jakarta-surabaya bisa lebih singkat lagi menjadi 6-7 jam saja. berarti kalau jkt-sby 725 km maka kecepatan rata2 sekitar 105-120 km/h. kalau diperhatikan kecepatan rata2 ini mirip2 dengan kereta ets class 91 ktm yang sedang dibahas di thread ini.
tetapi pemerintah tidak ada rencana untuk peningkatan kecepatan seperti yang diharapkan diatas. karena untuk peningkatan kecepatan butuh dana yang sangat besar. bandingannya dengan proyek ets malaysia ini, dimana pemerintah malaysia menghabiskan sekitar 13 triliun rupiah hanya untuk perbaikan infrastruktur sepanjang 180 km saja. dihitung2 sederhana, kalau trek 725 km jkt-sby butuh berapa? 52 triliun !
padahal anggaran dobel trek jkt-sby hanya sekitar 10 triliun.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
