16-08-2012, 09:01 AM
(14-08-2012, 12:13 PM)ArvendoGTASA Wrote:(14-08-2012, 08:01 AM)CC-201-23 Wrote:(14-08-2012, 06:50 AM)Nicodio Wrote:(14-08-2012, 03:51 AM)CC-201-23 Wrote: Tapi hal ini menyebabkan istirahat Gajayana di ML menjaid sebentar. Kalo loko sih bisa tukeran sama Malabar.
Setahu saya kalau loko yang dinas malabar, y balik buat malabar lagi. Soalnya Malabar dilayani loko BD, Gajayana dilayani loko JNG. Kalo pinjam bisanya waktu ada kejadian, misal anjlok. Kalau pinjam meminjam loko pasti ada aturannya, kalau ini saya tidak tahu
nah, ini susahnya. Lok Gajayana min.3, kalo ngga ya tukaran sm Malabar biar waktu istirahatnya agak banyak.
Tapi pasti PT. Kereta Api Indonesia (Persero) (dalam hal ini KDL atau yang berkaitan dengan urusan pinjam-meminjam lok antar depo) sudah mempertimbangkan waktu istirahat lok dan segala macam apa yang dilakukan untuk mencegah lok trouble...
Kalau seandainya Gajayana 3 rangkaian, lokonya tetep kayak biasanya saja, kan yang ganti cuma rangkaiannya doank, ngapain pakai tuker loko segala. Selama ini, dengan keberangkatan jam 13.45, lokonya fine2 aja kok. Kamsud saya ni, dengan 3 rangkaian itu, perawatan bisa dilakukan dengan ngga terburu2, mulai AC, kursi, lampu LED, passenger information display, bogie, rem, dan lain-lain. Sehingga kereta bisa lebih baik.

