24-08-2008, 11:08 AM
periuk_gandar Wrote:Berkenaan tentang karpet vs vinyl, memang ada plus dan minusnya.
Karpet memang elegan, daya redam kebisingannya ( accoustic-nya ) baik.
tapi perawatannya repot. Karpet berpotensi lembab, dan memicu bau tidak sedap.
Dalam keadaan kering, jika perawatannya kurang, akan menimbulkan debu.
Vinyl, mudah dirawat dan dibersihkan , bebas resiko bau.
Kelemahannya : Licin, daya redam kebisingan tidak sebaik karpet ( kecuali memang type high accoustic absorption, tapi mahal ).
Selain itu, biasanya cepat aus pada lintasan tengah dan didepan tempat duduk. Hal ini akan mengurangi aspek estetis ( belang-belang keausannya yang bikin tak indah lagi ).
Jadi kesimpulannya, karpet nyaman untuk para penumpang KA, yang notabene menghasilkan uang untuk PT KA. Sedangkan vinyl nyaman untuk petugas kebersihan yang malas, tidak mau bekerja keras, enggan belajar, serta atasannya yang korup.
Jelas sekali kalau PT KA lebih memihak ego pribadi, daripada keinginan penumpang. Kalau gini caranya, PT KA sudah pasti akan rentan terhadap pesaing. Pecundang
