10-04-2009, 01:37 PM
Salam 35...,
Saya akan memberikan sedikit pencerahan tentang KLB Bumi Geulis BOO-THB. Bumi Geulis ke dipo THB karena beberapa sebab. Diantaranya:
1. Akan mengisi HSD di dipo THB. Berhubung Dipo Bogor adalah dipo khusus KRL, maka dipo Bogor sudah tidak menyediakan fasilitas pengisian HSD. Walaupun dipo Bogor memiliki sumur persediaan HSD, tapi dipo Bogor tidak ingin mengisinya karena dipo Bogor hanya ingin melayani KRL. Lalu, pembuatan sumur HSD di stasiun Sukabumi belum rampung, kerena menurut info yang saya dapat, stasiun Sukabumi akan membuat semacam dipo kecil[PUK kali yah?] di utara stasiun.
2. Melakukan penambahan gerbong. Karena, pada waktu weekday bumi geulis memiliki formasi KD2 87207-KD2 82224-KD2 87202-KD2 82203. Dan pada waktu weekend, akan menambah 1 gerbong tambahan di dipo THB. Saya tidak tau apakah sekarang Bumi Geulis selalu 5 gerbong walaupun sedang weekday[bisa kita liat di video pada postingan sebelumnya, Bumi Geulis berjumlah 5 gerbong saat melintas di st. DP menuju BOO].
3. Mengalami Troubel. Jika troubel pada Bumi Geulis tidak bisa ditangani oleh kru PUK Sukabumi, rangkaian akan dibawa ke dipo induknya yaitu dipo THB. Dan jika dipo THB sudah tidak sanggup, maka troubel akan ditangani langsung oleh BY MRI.
Sekian yang bisa saya beritahukan. Jika ada kesalahan dalam penulisan, bahasa, ataupun infonya saya mohon maaf. Satu hal yang saya ingin tanya kepada Indonesia kakutetsu. Sebenarnya anda masinis bukan? Saya rasa anda bukan masinis. Karena, masinis yang berhak menjalankan KRD hanyalah masinis dipo Tanah Abang. Dan masinis KRL tidak diperkenankan untuk menjalankan KRD. Lalu, pada masinis KRL, dinasan mereka akan selalu digilir, kadang dinas eko AC, ekonomi, maupun Ekspress. mana mungkin anda tidak pernah dinas ekspress? Saya mohon pencerahan dari anda. Jika anda benar-benar masinis, anda masinis mana? Depok, Bogor, atau Bukut Duri? Jika ada salah ucapan saya mohon maaf.
Terima kasih
Saya akan memberikan sedikit pencerahan tentang KLB Bumi Geulis BOO-THB. Bumi Geulis ke dipo THB karena beberapa sebab. Diantaranya:
1. Akan mengisi HSD di dipo THB. Berhubung Dipo Bogor adalah dipo khusus KRL, maka dipo Bogor sudah tidak menyediakan fasilitas pengisian HSD. Walaupun dipo Bogor memiliki sumur persediaan HSD, tapi dipo Bogor tidak ingin mengisinya karena dipo Bogor hanya ingin melayani KRL. Lalu, pembuatan sumur HSD di stasiun Sukabumi belum rampung, kerena menurut info yang saya dapat, stasiun Sukabumi akan membuat semacam dipo kecil[PUK kali yah?] di utara stasiun.
2. Melakukan penambahan gerbong. Karena, pada waktu weekday bumi geulis memiliki formasi KD2 87207-KD2 82224-KD2 87202-KD2 82203. Dan pada waktu weekend, akan menambah 1 gerbong tambahan di dipo THB. Saya tidak tau apakah sekarang Bumi Geulis selalu 5 gerbong walaupun sedang weekday[bisa kita liat di video pada postingan sebelumnya, Bumi Geulis berjumlah 5 gerbong saat melintas di st. DP menuju BOO].
3. Mengalami Troubel. Jika troubel pada Bumi Geulis tidak bisa ditangani oleh kru PUK Sukabumi, rangkaian akan dibawa ke dipo induknya yaitu dipo THB. Dan jika dipo THB sudah tidak sanggup, maka troubel akan ditangani langsung oleh BY MRI.
Sekian yang bisa saya beritahukan. Jika ada kesalahan dalam penulisan, bahasa, ataupun infonya saya mohon maaf. Satu hal yang saya ingin tanya kepada Indonesia kakutetsu. Sebenarnya anda masinis bukan? Saya rasa anda bukan masinis. Karena, masinis yang berhak menjalankan KRD hanyalah masinis dipo Tanah Abang. Dan masinis KRL tidak diperkenankan untuk menjalankan KRD. Lalu, pada masinis KRL, dinasan mereka akan selalu digilir, kadang dinas eko AC, ekonomi, maupun Ekspress. mana mungkin anda tidak pernah dinas ekspress? Saya mohon pencerahan dari anda. Jika anda benar-benar masinis, anda masinis mana? Depok, Bogor, atau Bukut Duri? Jika ada salah ucapan saya mohon maaf.
Terima kasih
