06-06-2012, 09:26 AM
(05-06-2012, 08:58 PM)Adi Sutjipto Wrote:waduh repot juga ternyata selaian masalah nonteknis masalah teknis tidak kalah repotnya(05-06-2012, 08:26 PM)Warteg Wrote: [spoiler]Dari BL kearah KTS,
(05-06-2012, 05:36 PM)Adi Sutjipto Wrote: Betul,[/spoiler]
ini memang termasuk kendala,
terutama yang menyebabkan, dari ML diberangkatkan sore hari.
Karena jika yang dari YK yang diberangkatkan sore hari,
saat masuk selepas KTS kearah BL,
pada petak tersebut penjaganya sudah pada pulang semua.
Minim ada empat pos yang harus ditambah petugas,
jika ingin diberangkatkan dari YK sore hari.
Wah, ini termasuk juga ya ???
Memang dari KTS ke BL nya malam hari sepi, Pak ??
Dan yang tidak kalau penting adalah petugas yang siap sedia di kedua stasiun (Stasiun pemberangkatan dan Stasiun penghabisan)
PUK dan yang mencuci Kereta serta petugas terkait lainnya
setelah Malabar lewat,
tinggal Rapih Dhoho yang laste.
Biasanya, dinasan PJL juga selesai.
Baru nanti, menjelang rombongan Gajah dan Matar masuk,
mereka mulai berdinas kembali.
Ini jika Moleks dari Yk berangkat malam,
saat melewati JPL inilah yang mertanggung jam nya.
Jadi,
terpaksa kan harus dibuat tiga shift,
tentu saja harus menyiapkan orang baru, anggaran baru dsb.
Tapi untuk masalah ini,
biar Mas Nikodio aja yang menjelaskan gapeka nya,
yang ini kan penjaga gawang BL - KTS.


