02-05-2012, 03:58 PM
(This post was last modified: 02-05-2012, 03:59 PM by Billy Dancing.)
Btw, kemarin gue main ke St. Manggarai dan iseng-iseng dengerin omongan di PPKA, katanya memang hampir 95% tiket promo dihabiskan oleh RF dan itu orang YANG SAMA. Nah loh, siapa tuh yang suka mborong tiket promo tapi cuma buat sendiri (biar duduk sendiri di 2 seat) ?
Gue saranin, kalau emang mau beli iket promo, lebih baik sesuai kebutuhan aja. Jangan sering-sering joyride dan mborong tiket promo hanya untuk kesenangan semata. Banyak orang lain yang lebih membutuhkan. Banyak juga loh yang ngomongin kita sebagai RailFan tentang tiket promo ini, seperti R6, orang loket, PPKA, dan juga pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang punya Facebook. Katanya kita itu selalu mborong dan kalau udah malah ga jadi berangkat. Ada juga calo tiket promo (LOL), dan ada juga RF yang beli tiket promo hanya untuk mengoleksi tiketnya saja. Apa kalian mau menjadi seseorang yang hanya mementingkan kesenangan semata ?
Untuk yang calo sih gue tau orangnya, dan yang bukan calo juga tau. Tapi memang banyak RF yang mborong tiket promo, kemudian dijual lagi ke RF lain dengan harga krang lebih naik Rp 10.000,- Apa bkan calo itu ?
Ini buat yang merasa aja, kalau yang merasa mohon direnungkan. Dan untuk yang tidak merasa, mohon tidak dilkukan hal-hal di atas.
Mohon jangan tersinggung
![[Image: 3163n8y.jpg]](http://oi46.tinypic.com/3163n8y.jpg)
Jeng Illia, pinjem gambarnya yak :p
Gue saranin, kalau emang mau beli iket promo, lebih baik sesuai kebutuhan aja. Jangan sering-sering joyride dan mborong tiket promo hanya untuk kesenangan semata. Banyak orang lain yang lebih membutuhkan. Banyak juga loh yang ngomongin kita sebagai RailFan tentang tiket promo ini, seperti R6, orang loket, PPKA, dan juga pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang punya Facebook. Katanya kita itu selalu mborong dan kalau udah malah ga jadi berangkat. Ada juga calo tiket promo (LOL), dan ada juga RF yang beli tiket promo hanya untuk mengoleksi tiketnya saja. Apa kalian mau menjadi seseorang yang hanya mementingkan kesenangan semata ?
Untuk yang calo sih gue tau orangnya, dan yang bukan calo juga tau. Tapi memang banyak RF yang mborong tiket promo, kemudian dijual lagi ke RF lain dengan harga krang lebih naik Rp 10.000,- Apa bkan calo itu ?
Ini buat yang merasa aja, kalau yang merasa mohon direnungkan. Dan untuk yang tidak merasa, mohon tidak dilkukan hal-hal di atas.
Mohon jangan tersinggung

![[Image: 3163n8y.jpg]](http://oi46.tinypic.com/3163n8y.jpg)
Jeng Illia, pinjem gambarnya yak :p
