24-03-2012, 01:32 PM
(This post was last modified: 24-03-2012, 02:21 PM by BAMBANG EKO.)
Quote:Pengantar Kata
Jalur KA Semarang - Demak - Godong - Purwodadi - Wirosari - s/d Blora yang sudah tidak aktip sejak sekitar th 1980 akibat diterjang banjir di sana - sini ini menyimpan sejarah yang cukup indah untuk dikenang.
Rangkaian KA Lokal yang ditarik Lok D 301menghela rangkaian 1 sampai 2 kereta penumpang ditambah setidaknya 2 gerbong barang selalu mewarnai indahnya pemandangan di koridor ini. D 301 , 2 CR 363 . 3 GR 90xx yang membawa sekitar seratus penumpang masih hilir mudik melintas di petak Purwodadi - Semarang pada pagi hari dan kembali pada sore hari
Duh kenangan ini beitu indah
Untuk kembali mengenang ada beberapa pic hasil mblusukan , sayang sekali hanya ada 5 persen saja bekas2 keberadaan transportasi berbasis reladi koridor ini , yang 95 persen hilang dan hanya ada bekas2 yang hampir punah pula.
Quote:Inilah wajah kota kecamatan GODONG
Di sebelah kanan jalan terpendam jaringan rel KA petak DEMAK - GOGONG - PURWODADI sepanjang 38 km . Pada th 1980 ada sekitar 4 x dalam sehari dilintasi oleh 2 KA
KA Penumpang Campuran Purwodadi - Semarang PP D 301 . 2 CR . 3 GR
dan KA Fajar Demak - Purwodadi yang bersilang di kota Godong ini
[spoiler][/spoiler]
Quote:Pertigaan Kota Godong[spoiler]
ke arah barat laut menuju Demak , Brata daya menuju Semarang dan ke Timur menuju Blora . Namun rel KA hanya membentang ke arah Demak dan Blora. Tepat di bwah papan petujuk arah ini terbujur bisu rel KA type R 25 yang terpendam.[/spoiler]
Quote:Saat2 rangkaian KA Penumpang Campuran yang dihela lok D 301 53 dengan rangkaian 1 - 2 kereta penumpang type CR plus beberapa gerbong barang ini melintas , tentu saja kondisinya agak berbeda dengan yang ada pada pic ,karena saat itu belum ada mobil yang parkir yang disebabkan jalur rel masih terlihat dan masih aktip . tetapi toko2 malahan sudah ada dan mepet dengan dinding KA dan hanya bejarak sekitar 1 sampai 2 meter saja.
[spoiler]
Bahkan Jembatan KA yang dulu selalu dilintasipun sudah hilang tak berbekas tak tentu rimbanya.
[/spoiler]
Quote:Pinggir jalan raya yang menghubungkan Kota Purwodadi dengan Demak dan Semarang ini yang dulunya terbujur rel KA , kini kian ramai dengan pertokon sehingga mengakibatkan lahan kereta api menjadi lahan perdagangan / perniagaan seiring dengan menggeliatnya roda2 kehidupan.
[spoiler]
[/spoiler]
Quote:Tampak terlihat pada pic Sinyal Masuk Stasiun Godong dari arah barat { Demak } masih terlihat berdiri dengan gagahnya seolah memberitahukan kepada kita bahwa " beliau " masih ada dan akan terlahir kembali.
[spoiler]
Siapa berani " menurunkan " kau , serentak " RF " membela , Oh sinyal yang sangat berjasa semoga engkau hidup kembali .
Cukup banyak Toko2 baru yang dibangun dan berdiri dipinggir jalur KA di sebelah barat stasiun Godong ini bahkan terkesan kian marak , tumbuh dan berkembang dengan pesatnya.
[/spoiler]

[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: CIMG2434.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2434.jpg)
![[Image: CIMG2435.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2435.jpg)
![[Image: CIMG2437.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2437.jpg)
![[Image: CIMG2438.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2438.jpg)
![[Image: CIMG2439.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2439.jpg)
[/spoiler]![[Image: CIMG2441.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2441.jpg)
![[Image: CIMG2442.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2442.jpg)
![[Image: CIMG2445.jpg]](http://i1056.photobucket.com/albums/t380/boyselang/CIMG2445.jpg)