04-03-2012, 02:16 PM
(21-02-2012, 12:55 PM)samnawi Wrote:(21-02-2012, 04:15 AM)nurcahyoms Wrote:Quote: PURWOKERTO--MICOM: Trayek Kereta Api (KA) Bogowonto kelas ekonomi AC yang sebelumnya melayani trayek Kutoarjo, Jawa Tengah-Pasar Senen, Jakarta bakal diperpanjang hingga ke Yogyakarta.sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/...Yogyakarta
Dengan demikian, pemberangkatan KA tersebut tidak lagi dimulai dari Kutoarjo, melainkan dari Yogyakarta. Selain itu, jadwal pemberangkatan KA tersebut juga diubah.
Manajer Humas PT KA Daerah Operasional (Daops) V Purwokerto Surono menyatakan bahwa pemberlakuan perpanjangan trayek KA Bogowonto bakal dimulai pada 1 Maret mendatang. "KA Bogowonto yang sebelumnya melayani trayek Kutoarjo-Pasar Senen kini diperpanjang sampai Yogyakarta. Pemberangkatan setiap harinya pukul 07.30 WIB. Sedangkan dari Pasar Senen berangkat pukul 18.40," jelasnya, Kamis (16/2).
Menurutnya, okupansi tetap 100% atau sesuai dengan jumlah tempat duduk. KA ini juga bebas dari pedangan asongan, bebas asap rokok, dan dilengkapi fasilitas AC. "Ke depan akan ada dua kelas di KA itu, yakni kelas eksekutif dan ekonomi AC," tambahnya. (LD/OL-01)
Kemungkinan make cadangan Purwo atau cadangan Taksaka.
Rekan-rekan, mungkin saja K3-AC yang Yogya, baik Bogowonto maupun Gajahwong nantinya ditambah kereta Eksekutif.
Kalau pemikiran saya begini.
(1) Bogowonto dan Gajahwong dijalankan dengan pola V-slag seperti sekarang ini dengan jam berbalikan, mengakibatkan waktu istirahat sangat kurang yang selanjutnya berdampak pada cepatnya kerusakan fasilitas kereta terutama generator dan AC
(2) Jika dimungkinkan, ditambah 1 rangkaian lagi sehingga tiap rangkaian setelah menjalani 1 trip bolak balik punya waktu istirahat sekitar setengah hari. Sepertinya ini sulit dipenuhi walaupun mungkin saja dilaksanakan. Pola ini diaplikasikan pada KA Serayu dan Argobromo Anggrek
(3) Kalau alternatif no.2 di atas belum bisa dilakukan sedangkan pola perjalanan tetap V-slag dengan satu rangkaian cadangan, maka kereta kepunyaan Gajahwong dan Bogowonto bisa disatukan, kira-kira sbb.:
- K3-AC dari Gajahwong = 11 kereta + 1 KMP
- K3-AC dari Bogowonto = 10 kereta + 1 KMP
- Jumlah K3-AC = 21 kereta, jumlah KMP = 2 kereta
Nah, kereta sejumlah ini dibagi 3, terus ditambah sebuah KMP dari jenis apa saja asal generatornya cukup sekitar 300 kVA, jadilah 3 buah rangkaian yang terdiri dari 7 K3-AC + 1KMP.
Untuk mengoptimalkan daya tarik lokomotif, dapat ditambahkan kereta eksekutif antara 3 sampai 4 kereta. Saya kira banyak tersedia K1 karena masuknya Argobromo Anggrek Go Green, belum lagi kalau rangkaian Argo Sindoro yang bolsterless juga masuk jajaran. Jika perlu ditambahkan kereta Bagasi sebagai laing-aling atau bahkan kereta generator (BP).
Dengan demikian tersedia 2 set rangkaian dengan formasi:
3K1 + KMP3-AC + 7K3-AC + B(AA)
dan satu set lagi dengan formasi:
3K1 + KM + 7K3-AC + BP
Bagus kan?
Salam kami
Nurcahyo
*******
sepertinya usulan yang menarik ni, mengingat selama ini tu rangkaian seperti ga punya waktu istirahat.
omong2 kalo senja/fajar utama jogja tu 2 atao 3 rangkaian ya????kan tu KA sistemnya juga bolak - balik
[/quote]langkah tepat kalo dari pendapet gw, menilik permasalahan okupansi yg qta punyai skarang ini kayak quote yg tak bawa dibawah ini, daripada bawa 10 K3 ac dg 3-4 kereta yg sering ga keisi penumpang kayak skarang ini, membuang tenaga lok sia2, lebi baek mengurangi 2-3 K3 yg dibawa, jadi bisa buat rangkean cadangan atau malah rangkaian dines ke DAOP laen yg kira2 okupansinya juga mirip.
tapi kalo gw bilang ga perlu juga sampe adopsi K1 buat cadangannya, dasarnya waktu produksi gajahwong dikasi 15 K3 ac termasuk cadangan, bogo waktu produksi dikasi 13 K3 ac termasuk cadangan kalo ga sala, jadi bnernya K3 ac cadangan mreka juga ada skitar 8-9 kereta. jadi kalo mau dibuat jadi serangkaian cuma 7 K3 ac kayak cipuja, bisa dibuat jadi 4 rangkaian bnernya, paling ga ya bisa lah buat jadi 1 lg KA baru dg memaksakan make armada yg uda ada skarang ini dg tetep berdepo induk YK, tp dengan banyak resiko dalem rotasi rangkeannya. yg jadi masalah itu saat produksi bogo & gajahwong ga dikasi MP3 cadangan, makanya kdua KA itu sering belang tengah
(01-03-2012, 06:30 PM)Smidi_cahbagus Wrote:(01-03-2012, 05:06 PM)Maulana Malik Wrote:(01-03-2012, 05:57 PM)Joe_cn Wrote:(01-03-2012, 03:15 PM)proJT26 Wrote: Bogowonto perdana dari Jogja.
[spoiler=foto]
foto diambil dari PJL sblh barat Stasiun Tugu YK, maaf kalo ancur, nantang matahari soalnya
[/spoiler]
stamformasi: CC20140, 4K3 AC, MP3, 4K3 AC, 1K3 AC aling
okupansi dari YK sepiiii, gak nya nyampe 20%, msh jauh lbh rame KA 99 FU YK.
Just info: Keberangkatan awal KA 111L Bogowonto (YK-PSE) dari Stasiun Yogyakarta bukan dari Stasiun Lempuyangan.
yap mungkin masyarakat Yogya masih belum terbiasa dengan KA ini, jagi gatau kalo eko AC ternyata ada yang berangkat pagi.
Kita lihat aja sebulan ini apa memang KA ini bermanfaat bagi masyarakat Jogja atau malah okupansinya semakin minim.....
Tapi walaw bagaiamanpun KA Bogo ini ternyata tidak akan dibalap oleh fajar, jadi bisa jadi ancaman tersendiri untuk Fajar kedepannya.
Berangkat pukul setengah 8 pagi Bogo akan nyampe PSE jam 4 sore, sementara Fajar berangkat jam8 nyampe PSE jam setengah 5 lebih 7.....
Akhirnya ada yg mantau di Yogya, bagaimana ya kabar dari daop 5, 3 & 1 (Jakarta)
Mungkin banyak yg belum tau tentang perpanjangan Bogo ke LPN
Wah kalo di daop 5, 3 dan 1 kayaknya jg sepi, blm bnyak yg tau kalo jam Bogo berangkat pagi... Kalo di daop 5 kayaknya lbh milih Sawung deh, lbh murah, lbh nyaman, lbh ontime, lbh pagi walau ga pake AC(tau ndiri kan yg dihadapi bogo bukan lg 104/105, tp 103/106 yg dikenal reputasinya ontime)...
Apakah tempat pemberhentian Bogo di Daops V masih sama seperti dikala masih berangkat dari Kutoarjo? Atau malah ikut tempat pemberhentiannya Gajah Wong yang ga berhenti di PRB, KA & SPH?
Kalo Bogo no genap disusul Sawung ga ya? Kira-kira dimana ya...
masalah waktu aja si menurut gw mah
buat strategi si uda pas skarang, yg jadi masalah orang males naek ini cuma harganya doank paling menurut gw
harga mreka skarang ga masuk akal, dg harga sgitu bnernya yg mau mreka rauk pangsanya sapa
K3 jlas pada ga mau dg harga smahal itu, K2 juga istilahnya berbagi sama K2 asli yg uda ada dari dulu paling cuma sisa brapa puluh % sementara penumpang yg paling banyak ga keangkutkan K3 dg kebijakan kayak skarang ini & budget mreka kecil, jlas ga cocok, slama masi harus terus berbagi sama K2 disana okupansi KA ini ya bakal musiman aja


![[Image: DSCN2087.jpg]](http://i1186.photobucket.com/albums/z375/probondz/DSCN2087.jpg)

