04-03-2012, 06:25 AM
(This post was last modified: 04-03-2012, 06:30 AM by Dana Komuter.)
(03-03-2012, 09:51 PM)POERWOKERTO +75M Wrote: membaca pengamatan bung dana saya jadiSisi lain dari stasiun Gambir :![]()
ndak kebayang kalo memang andai kata bilamana terjadi, JNG jd starting point KA2 jarak jauh dan menengah. Sumpek nan semrawutnya
sekedar sharing: waktu pertama kalinya ke gambir tahun 2011 sejak tahun 2007, perubahannya drastis banget ya. Lahan dibawah yg tadinya kosong melompong, skrg bnyk toko2, restauran dsbnya. Apa ini karena Gambir ingin tampil sebagaimana layaknya bandara???? Maksudnya memanjakan penumpang dan pengantar dengan fasilitas2 yg tersedia.
Cuma sayangnya kalo mau ke halte busway harus jalan jauh dikit, coba tuh halte agak masuk ya
![[Image: 15dqtjs.jpg]](http://i40.tinypic.com/15dqtjs.jpg)
Koridor sisi selatan dari lantai 2 (plg bwh lt. 1).
![[Image: 33xbtht.jpg]](http://i42.tinypic.com/33xbtht.jpg)
Mendekati koridor pojok ke area emplasemen...
Inilah area Pintu Selatan :
![[Image: 23uxytt.jpg]](http://i40.tinypic.com/23uxytt.jpg)
Tampak loket untuk rangkaian KA Cireks dan Argo Jati di sisi kanan pada foto dan sisi kiri pada foto dikhususkan untuk KA Argo Parahyangan (dulu utk Parahyangan dan Argo Gede). Kalau utk KA Bima dll di Pintu Utara karena khusus Reservasi.

