(26-02-2012, 09:43 PM)bayucool Wrote: permisi..numpang tanya nih
saya kan akhir2 ini sering streaming video di yutub..nah kebetulan nemu dan nonton video Cabride di lok karya kawan2 RF
nah yg saya mau tanya,di hampir semua video2 yg saya tonton kenapa setiap KA mau masuk stasiun -entah masuk spoor belok atau lurus- selalu didahului oleh sinyal muka beraspek kuning/hati-hati...apakah ini prosedur baru di perkeretaapian Indonesia?karena setau saya jika KA berhenti di stasiun biasanya
-Sinyal Muka (Ijo)-Sinyal Masuk(kuning)-Sinyal Keluar(merah)
sedangkan yg saya lihat di video:
-Sinyal Muka (Kuning)-Sinyal Masuk(Kuning)-Sinyal Keluar(merah)
==========
apakah itu untuk menunjang safety?atau bagaimana..barangkali ada yang bisa kasih tau...karena saya sendiri sudah hampir 2 tahun ga pernah naik KA di Indonesia...maturnuwun
Kalo masalah aspek sinyal yg dimaksud, itu semua tergantung PPKAnya, sebab hanya PPKAlah yg berhak untuk mengatur perjalanan semua KA yg dilewatinya. Jadi, jangan kaget kalo kita menemukan sinyal muka yg kadang2 kuning, kadang2 ijo, kalo yg kuning mungkin karena PPKAnya belum siap memasukkan KA ke stasiunnya, jadi sinyal muka diberi aspek kuning, biar KA pelan2 dulu sampe sinyal masuk menunjukkan aspek kuning/ijo. Kasus macam begini biasanya terjadi kalo ada 2 KA bersilang/susul, ato bisa juga karena sebelumnya ada KA yg baru saja lewat/berangkat, jadinya ya PPKAnya belum memberi izin buat jalan langsung alias kenceng.
Perlu diingat, sistem persinyalan yg ada di Indonesia ada 2 jenis aspek, yaitu R-Y-G (Red-Yellow-Green) alias merah-kuning-ijo & R-G-W (Red-Green-White) alias merah-ijo-putih. Penjabarannya:
Quote:
- Sistem R-Y-G (Red-Yellow-Green):
- Sinyal Muka : Y-G (Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek kuning, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek ijo, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
- Sinyal Masuk : R-Y-G (Red-Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek kuning, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek ijo berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti ijo).
- Sinyal Keluar : R-G (Red-Green), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek ijo, berarti KA boleh jalan.
Sistem R-Y-G lazimnya dipake pada persinyalan elektrik.
- Sistem R-G-W (Red-Green-White):
- Sinyal Muka : G-W (Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek ijo, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek putih, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
- Sinyal Masuk : R-G-W (Red-Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek ijo, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek putih berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti putih).
- Sinyal Keluar : R-W (Red-White), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek putih, berarti KA boleh jalan.
Sistem R-G-W lazimnya dipake pada persinyalan mekanik.
Demikian seputar ensiklopedi persinyalannya.
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie



