25-02-2012, 05:51 PM
(25-02-2012, 11:09 AM)Adolph Wrote:Terlepas Tj. Priok, Gambir dan Ps. Senen utk K1, K2 atau pun K3, sebisa mungkin kita dan segala lapisan pemerintahan harus mengembalikan wajah Tj. Priok yang terkenal dg kawasan yang keras, panas, penuh sesak dg bongkar muat barang, sarang preman dan sarang peny**un menjadi kawasan yang kembali bersahabat. Setidaknya harus kembali mengingatkan kita tentang kisah masa feodal dulu yang menjadi cikal - bakal transportasi penghubung antara darat dengan laut meski kini masyarakat dari segala lapisan mengandalkan transportasi udara dan darat. Yang kaya raya dg pesawat dan KA, bahkan mobil pribadi atau pun bus carteran. Yang miskin yah dg KA, bus, dll...(25-02-2012, 10:39 AM)bonbon Wrote: usulan, TPK & THB baeknya buat awalan semua KA Ekonomi (termasuk Eko AC), biar yg PSE jadi awalan K2 & K1 (Bangun.Exe), sama halnya seperti GMR
trus ntar nantinya K-3 gak berhenti di PSE?
IMO baiknya tetap berhenti di PSE meski keberangkatannya dari TPK, agar bisa mengakomodir penumpang yg selama ini berangkat dan datang di PSE..
Aku yakin Tj. Priok lamban laun akan berubah menjadi kawasan yang menyatu dengan masyarakat luas. Ada mal, ada apartemen, ada perkantoran, dll.... Jadi gak sekedar pabrik2 besar yg identik dg bongkar muat barang yg selalu bikin macet dan jalan rusak...
