01-02-2012, 10:47 PM
(10-07-2011, 10:59 PM)clodderes Wrote:(10-07-2011, 05:20 PM)Martu Hares P Wrote:(04-07-2011, 10:10 PM)clodderes Wrote:(02-07-2011, 09:23 PM)Martu Hares P Wrote:(26-06-2011, 07:59 AM)clodderes Wrote: Cakram nya sendiri tidak solid seperti cakram rem sepeda/motor. Karena beban pengereman yang jauh lebih besar dia dibuat besar juga. dan memiliki konstruksi. seperti dua cakram dijadikan satu melalui sirip2. ini untuk pengurangan berat.
Total tebal mungkin sekitar 10-15 cm. kurang tahu pastinya, soalnya cuma lihat visual aja bogie anggrek.
ada juga yang lain yang cakramnya ditempelkan ke roda. sehingga sepatu remnya ditekankan ke tengah2 roda. biasanya untuk lebih menghemat ruang.
Disk brake di K9 udah lama ga dipake krna sring retak
Kira-kira kenapa ya pada sering retak? ada yang tahu alasannya atau analisis penyebabnya?
Krna sring byk goncangan n ga co2k dpke saat kec.tinggi
kan seharusnya disc nya tidak mungkin tersentuh shoe kan pada kondisi release. jadi walau bergetar karena gerakan wheelset mestinya tidak apa2, karena konstruksinya sendiri. dan bukannya untuk kecepatan yang tinggi, misal diatas 160 km/j, malah disc brake yang cocok dan bukan thread brake yang langsung ke roda.
Btw ada yang tahu disc nya sendiri buatanya dari apa? besi cor? atau forging? atau konstruksi?
disk brake kan terpasang pada asnya, dikhawatirkan jika trjadi pngereman kuat/ada retakan jg akan mengakibatkan as panas (direm pake brake shoe aja kdg bisa mnyebabkan as panas, trgantung kondisi dan situasi pngereman atau stelan pada slack ajduster atau krja B===D - - - valvenya) CMIIW
RF Martu Hares P, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
