26-01-2012, 09:20 PM
(26-01-2012, 07:49 PM)apurwoko Wrote: [spoiler]
Hai Gan, berbagi pengalaman ikut perjalanan dengan spoor Sindang Marga.
Bulan Nopember 2011 saya melakukan perjalanan dari Palembang ke Lubuklinggau. Terjadwal spoor berangkat jam 20:30. Meleset lima menit spoor berangkat, tetapi sessampai di stasiun Simpang, spoor berhenti menantikan babaranjang melintas. Dikarenakan sudah malam dan tidak ada pemandangan yang bisa dilihat, saya tidur. Bangun jam 00:00 ternyata spoor berhenti di Prabumulih. Sebelum matahari mucul, saya dapat menikmati pemandangan dan akhirnya sampai di Lubuk Linggau jam 06:30. Karcis untuk kelas 1 saya peroleh di loket seharga 100 ribu rupiah.
Pada kesempata lain, saya berangkat dari Lahat ke Palembang. Tepat jam 23:50 spoor sudah sampai di stasiun Lahat. Loket sudah tutup, tetapi saya bisa naik kereta Sindang Marga kelas 1, karcis dibeli di ruang kontrol signal. Harga karcis tetap 100 ribu rupiah, tanpa ada tanda bukti, dengan alasan loket tutup. Sesampai di Palembang, pukul 06:00.
Spoor dari Lubuk Liggau berjalan sesuai dengan jadwal, karena tidak perlu ada perlintasan dengan babaranjang.
Perjalanan berikutnya, dari Palembang (stasiun Kertapati) menuju Lubuk Linggau, saya laksanakan pada bulan Desember 2011. Sudah jam 21:00 spoor Sindang Marga belum ada di stasiun Kertapati. Spoor berangkat sebelum jam 22:00 dan singkat cerita, spoor sampai di Lubuklinggau jam 05:00. Perjalanan bulan Desember lebih cepat dibandingkan perjalanan bulan Nopember.
Dari Lubuk Linggau menuju Palembang, saya tidak menggunakan jasa spoor. Saya naik travel (mobil kijang inova) dan perjalanan ditempuh dengan waktu 5 jam sudah sampai di rumah dan sudah termasuk istirahat makan selama 30 menit.
Kesan: spoor kurang dirawat dengan baik.[/spoiler]
Trip Report ini cukup jelas
Andaikata dilengkapi dengan keterangan / data tambahan seperti apa okupansinya , hidangan reskanya , Lok yang menghela , konfigurasi rangkaiannya , silangan2 , interior kereta , dll , dsb sudah barang tentu akan memberikan informasi yang menarik juga yang sangat diharapkan oleh para RF di tempat lain yg tidak pernah singgah di divre ini.
Keep Spirit.