16-01-2012, 04:24 PM
Hmm, dari "terawangan" saya, lingkungan di luar stasiun Tanah Abang di pagi buta itu memang agak rawan mas, kalau menurut saya jika gak ingin berurusan dengan "kejam"nya Jakarta pagi, lebih baik nunggu di dalam stasiun saja, biasanya ada kok penumpang Brantas yang memilih untuk menunggu pagi di dalam stasiun. Apalagi gak lama kemudian masuk KA Bengawan ya? (CMIIW) jadi gak terlalu kesepian amat di dalam stasiun 
Pengalaman saya sendiri, karena Brantas yang saya naiki masuk THB pagi buta, biasanya rombongan kami memilih untuk nyarter angkot ke Bintaro. Pertama kali nyarter itu kami "dipalak" preman THB 15 ribu per angkot
(ada dua angkot yang dicarter). Kata sopirnya sendiri sudah biasa kejadian seperti itu, sopirnya sendiri katanya harus setor sedikit bagian mereka ke para "preman" yang ternyata juga residivis.

Pengalaman saya sendiri, karena Brantas yang saya naiki masuk THB pagi buta, biasanya rombongan kami memilih untuk nyarter angkot ke Bintaro. Pertama kali nyarter itu kami "dipalak" preman THB 15 ribu per angkot
(ada dua angkot yang dicarter). Kata sopirnya sendiri sudah biasa kejadian seperti itu, sopirnya sendiri katanya harus setor sedikit bagian mereka ke para "preman" yang ternyata juga residivis.
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

