09-01-2012, 08:31 PM
(09-01-2012, 06:13 PM)bonbon Wrote: dan akhirnya harus nambah gardu dan pasokan listrik karena setrum KRL2 seken dan tua boros listriknya ...makanya jepang "buang" itu KRL, pdh msh SO di negara asalnya
ada yg bisa kasih perbandingan konsumsi listrik berkaitan teknogi yg di pakai masing2 jenis KRL yg ada di JABODATABEK ?
itu resiko.
Demi konsumen juga. Mereka juga kan gak bisa mementingkan 1 pihak saja.
Makanya mereka impor KRL dari Jepang agar jumlahnya bisa 10 kali lipat ketimbang beli di INKA seperti yg dijelaskan mas CC203 35
listrik juga harus diupdate, sama dengan rumah yg jika ingin ditambah dayanya. Sebanyak apa pun listrik yg dibutuhkan, demi kenyamanan dan kebutuhan konsumen, semua harus tetap dijalankan.
Jika KRL sudah cukup, mungkin akan pesan dari INKA.
