03-01-2012, 03:45 PM
(03-01-2012, 02:12 PM)dedy vh Wrote:(25-12-2011, 09:30 PM)agengrahadian Wrote: menurut saya, kebijakan ini agak terlalu "menyusahkan". kenapa?iya padahal kelebihan moda transportasi ini di banding dengan yang lain adalah mudah di jangkau dan murah meriah ya . istilah nya kita bisa memilih mau naik dari mana aja dari tempat yang terdekat dengan tempat tinggal kita. yang bermukim di bagian timur dan selatan dari ibukota tentu lebih dekat naik dari jatinegara ataupun bekasi. nah yang di barat , pusat dan utara bisa di pastikan akan naik dari stasiun awal kaya pasarsenen dan priok atau jakarta kota.
karena kesannya penumpang menjadi lebih "direpotkan" dengan adanya kebijakan baru ini. contohnya saya, biasa pulang kampung naik kutojaya dari bekasi. sekarang? wassalam aja, gila aja klw disuruh naik dari THB, berangkat pagi pagi buta, terus ujung ujungnya balik lagi ke bekasi. rasanya gk efisien banget. padahal menurut saya penumpang yang terbanyak salah satunya dari bekasi, bisa diliat sehari harinya sebelum ada kebijakan ini. dengan di berlakukannya sistem ini seperti membunuh perkeretaapian perlahan lahan, penumpang jadi "dipaksa" naik akomodasi lain terutama yang di CPK
maaf ya kalau kata-katanya kurang berkenan
saya juga merasa ko naik kereta jadi semakin sulit aja sih padahal saya membanggakan tempat tinggal saya yang hanya 1.5 km sebelah timur stasiun jatinegara loh !
Kayaknya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Bermotto Lebih baik Susah Sekarang Tapi Akhirnya Bahagia
artinya Lebih Baik Ditertibkan Dulu orang Bertiket kereta api jarak Jauhnya dengan sistem boarding daripada memelihara Kebiasaan lama Membiarkan Orang Bebas masuk tapi dia mau ngambing+jangan asal masuk.
maksudnya orang2 sabar dulu PT KA Mau ada tambahan Track baru dikembalikan

