02-01-2012, 05:02 PM
(02-01-2012, 04:12 PM)CC203 35 Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 03:26 PM)Warteg Wrote:(02-01-2012, 03:08 PM)BAMBANG EKO Wrote:(01-01-2012, 08:24 PM)CC203 35 Wrote: Hari ini (1/1/12) KA Harina Pagi dijalankan. Ka Harina Pagi dari SMT tiba di BD pukul 15:34 dengan formasi =
CC 20X + P + 4K1 + M1 + 1K2 + B. Okupansi 100%
100 % ???
Semoga KA Harina Pagi bisa bangkit dan Hidup kembali walau hanya sebuah rangkaian Fakultatip.
Hanya jalan hari itu saja kah ???
Saya harap seperti yang dikemukakan Pakdhe, Harina Pagi tetap jalan seperi biasa walau pakai (GAPEKA) Fakultatif
Biasanya kan jalan kalau ada lonjakan penumpang. Seperti tahun baru, Hari raya Islam, Natal, dll.
Saya tanya ke CS BD sih emang 100%, bahkan banyak yang gak dapet TD karena Harina cuma ada 264 kursi saja (mereka yg gak dapet, pindah ke Kereta lain). Dari Kereta Api pun cukup nyaman, dari 4K1 yang dibawa, hanya ada 1K1 yg kurang nyaman (pemaparan Prami)
(02-01-2012, 03:45 PM)ardial Wrote:(26-12-2011, 09:40 PM)slamtrack Wrote:(26-12-2011, 04:07 PM)ardial Wrote:pake 2 rangkaian mas kalo pemberangkatan masing-masing pagi dari SBI/BD jadi kan istirahatnya sangat cukup sy rasa kalo terealisai tidak akan melikuidasi secara signifikan ka 5/6 kan pangsa wilayah pasar nya berbeda juga ka rajawali jam pemberangkatan dari sbi siang hanya 13.30 ( rajawali yg jam 06.00 sudah dilikuidasi sejak 1 nov )(26-12-2011, 03:45 PM)CC203 35 Wrote: Saya gak setuju, walau jalannya pagi, tetep aja bisa membunuh Rajawali (walau RajawaliPagi juga gak laku). Untuk SBI-CN juga bisa mengurangi okupansi Anggrek.
Berjalan siang hari gimana ? Diliat dari waktu tempuh aja udah kayak diforsir.
SBI-SMT = 4,5 jam
SMT-BD = 8 jam.
Jadi, kalau dijumlah SBI-BD = 12,5 jam.
Mau punya berapa rangkaian tuh kereta ? Daop 4 sendiri aja sangat kekurangan rangkaian. Kalau pun berangkat dari SBI pukul 06:00, berarti tiba di BD +- pukul 18:30. Massa langsung jalan lagi sih. Bisa-bisa anjlok tuh rangkaian karena minimal Kereta idle tuh selama 4 jam dalam sehari.
Sorry, gue gak setuju.
[spoiler]Banyak amat sih trit yang diusulkan untuk relasi baru tanpa ada kejelasan[/spoiler]
Bener Mas Ragil.
apalagi ide Argo wilis sampai SBI Kan kalau Shortcut SGU-SBI ud jadi.
cuman kalaupun ide ini akan terwujud bakalan saling bunuh kereta
sementara manajemen KA tidak mau sampai saling bunuh
saya jug tergolong tidak setuju dengan ide ini dikarenakan Kalaupun Bisa Tembus 9 Jam bisa PLH dan Rinja Selama 3 Hari
kalo masalah ketersediaan rangkaian kan bisa pesan pt inka untuk beberapa tahun kedepannya....cmiw.... sambil menunggu short cut SBI-SGU dan TJS-CBR sudah aktif
ya ini cuma usulan sy aje ...tapi memang pernah ada kok wacana adanya rute baru sbi-smt-cn-bd
please
yakin bakalan Bisa < 12 Jam?
Bisa2 Rinja kalau ada usulan gila macam itu
Kalaupun 2016 ud double track saya gak yakin Bakalan Sama Timernya sama Pinky alias KA 1 dan 3
wong aku aja naik Bangunkarta dari Jakarta aja waktu 2002 Kruis sama Pinky ud Jam 23:20 D SMT Itupun Berangkatnya 15 menit Kemudian.
Jadi usulan ini sangat Gila dilaksanakan
Taruhlah SBI-SMT 3 Jam 30 Menit itu ud termasuk Berhenti dan bersilang, dan jangan salah Biarpun SMT-TG bisa 1 jam 30 menit catatannya adalah Track itu lagi sepi.
Nah nyampe Cirebon aja Bakalan Sami Mawon Karo Harina Biyen alias Jam 11:58 berangkat Lagi Jam 12:10
Taruhlah Dia Hajar TasPat Lewat Tanjung Rasa aja ud Jam 13:30
Sama saja Hasilnya Kalau Mau pake Formula ShortCut Tanjungrasa-Cibungur Bakalan Sama aja kayak Harina Pagi.
iya kalau masinisnya Berani Hajar TasPat
kalau masinisnya santai Bisa Jam 6 Sore seperti kata Mas Ragil
jadi dipikirkan kembali usulannya
Yap, memang benar perhitungan dari mas Ardial. Mau punya 2 rangkaian ? Heem, gak perlu tuh. Mending buat Argo Sindoro yang jelas-jelas gak punya rangkaian sendiri, bahkan pakai K1 Eksis juga.
Btw, kenapa balasan dari saya malah dibalas suruh "Kembali ke topik" ? Berarti mas Slamtrack sendiri tak tahu apa kekurangan dari usulan itu dan saya rasa tak pernah ada wacana rute SBY-SMG-BD tuh.
[/spoiler]
Gimana kalau KA Harina Pagi ini kita buat rumusan merger antara KA Papandayan ( Bandung - Cirebon ) dan KA Kaligung Cisemar ( Cirebon - Smarang ) ?btw wacana tersebut lahir dua - tiga tahun yang lalu.
Itung punya hitung , ngga ada salahnya kita alokasikan satu rangkaian khusus buat KA Harina pagi .
Berangkat dari SMT menggunakan jam KA Kaligung Ekonomi , sekitar jam 06.00 ( jadual KA Kaligung ekonomi di geser lebih awal atau akhir ) tetapi harga tiket mengikuti KA Kaligung Bisnis ( untuk K2 ) dan Kaligung Mas untuk ( K1 nya. ) bagi penumpang yang bertujuan akhir di Tegal , Brebes dan Cirebon.
Saat menyusur lintas SMT>PKL>TG>BB>CN , KA Harina Pagi ini berfungsi sebagai KA Kaligung Mas yang membantu mengurai problem penumpang yang tidak kebagian tiket KA Kaligung Ekonomi , syukur2 ada penumpang tujuan Bandung .
Setelah masuk di stasiun CN ( sekitar jam 09.30 ) maka KA Harina Pagi relasi SMT-BD berfungsi sebagai KA Papandayan yang urung diluncurkan beberapa waktu silam.
Tiketnya tentu saja tidak mengikuti harga karcis Harina tetapi mengacu kepada jarak CN > BD.
Intinya , KA Harina pagi tidak hanya membidik penumpang BD - SM saja tetapi triple fungsi sebagai KA Kaligung Cisemar , KA Papandayan juga sebagai KA Harna Pagi.
demikian pula sebaloknya
he..he..he,, namanyajuga usul


plis , ditunggu comennya .



![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
