29-12-2011, 08:02 PM
(28-12-2011, 10:46 AM)Joe_cn Wrote: Oh aku ngerti maksud si TS,misal gini kayak aku mau ke GMR naek taksaka dari Yk, eh aku malah turun di CN, dan terus naek Argo jati buat ke GMR, gitulah kira2 maksud si TS.
jadi bukan karena tujuannya tapi memang ingin merasakan kereta yang lain dan tentu tambah biaya.
baru ngeh sekarang....
Ditambah lagi, sekarang gara2 kebijakan jauh-dekat bayarnya sama walaupun gak sampe stasiun akhir (kecuali K3 yg dibedakan 2 tarif tergantung KMnya), nah ini yg membuat kita berpikir "kenapa kita gak naik KA dari stasiun awal ke stasiun akhir, kan sekarang jauh-dekat bayarnya tetep sama, lagian kalo tujuannya di tengah2/berangkatnya dari tengah2, bayarnya sama kayak dari awal ke akhir" Sebelumnya, saya pernah ke MN naik Sancaka pagi dari SGU, turun MN, K2 cuman kena 50000an, trus naik Sri Tanjung MN-SGU cuman kena 20000an (lupa pastinya berapa, soalnya tiketnya udah kebuang, gak tau siapa yg buang
), tapi dg kebijakan sekarang, saya lebih memilih naik dari awal ke akhir, soalnya kalo tengah2 rugi, kan bayarnya sama, kecuali kalo emang butuh & mendesak, baru naik dari tengah/tujuannya hanya sampai tengah perjalanan. CMIIW
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

