28-12-2011, 09:41 AM
Betul, saya juga alasannya sama dengan Mas Adolph...
Tapi mungkin kalo ditanya soal lintas yg dilalui banyak kereta, jawaban saya ya karena saya ingin mencoba kereta tersebut. Seperti contoh, dari Padalarang ke Cicalengka ada dua alternatif di sore hari: KA Ekonomi PDL-CCL dan KA Lokal PWK-CB. Tarifnya beda 500, tapi singkat cerita saya pilih naik KA Lokal Cibatu karena dua hal: penasaran dan pengen koleksi tiketnya.
Tetapi di kali lainnya, saya harus naik sebuah kereta tidak sampai tujuan akhir karena ingin menyambung ke kereta yg lain. Contohnya ketika masih pada Gapeka lama, saya ingin naik kereta dari Bandung ke Cianjur. Kereta yang berangkat sekitar pukul 07:30 dari BD hanyalah si Mandra tadi. Agar terkejar, saya pun hanya punya pilihan untuk naik kereta seharga 2000 ini. Memang lebih mahal 1000 daripada naik Ekonomi, tetapi jika saya tunggu Ekonomi berikutnya dia baru berangkat 08:30 dari Bandung, sedang "Argo Peuyeum" sudah berangkat dari Padalarang 10 menit setelahnya...
Tapi mungkin kalo ditanya soal lintas yg dilalui banyak kereta, jawaban saya ya karena saya ingin mencoba kereta tersebut. Seperti contoh, dari Padalarang ke Cicalengka ada dua alternatif di sore hari: KA Ekonomi PDL-CCL dan KA Lokal PWK-CB. Tarifnya beda 500, tapi singkat cerita saya pilih naik KA Lokal Cibatu karena dua hal: penasaran dan pengen koleksi tiketnya.
Tetapi di kali lainnya, saya harus naik sebuah kereta tidak sampai tujuan akhir karena ingin menyambung ke kereta yg lain. Contohnya ketika masih pada Gapeka lama, saya ingin naik kereta dari Bandung ke Cianjur. Kereta yang berangkat sekitar pukul 07:30 dari BD hanyalah si Mandra tadi. Agar terkejar, saya pun hanya punya pilihan untuk naik kereta seharga 2000 ini. Memang lebih mahal 1000 daripada naik Ekonomi, tetapi jika saya tunggu Ekonomi berikutnya dia baru berangkat 08:30 dari Bandung, sedang "Argo Peuyeum" sudah berangkat dari Padalarang 10 menit setelahnya...
