Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mulai 1 okt 2011 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidak menjual tiket berdiri
[spoiler=Ratusan Calon Penumpang Kereta Di Tegal Ditolak]

TEMPO.CO, Tegal - Pengelola Stasiun Kota Tegal mengarahkan calon penumpang menggunakan layanan moda transportasi lain non kereta api. Kebijakan yang telah dilakukan sejak musim liburan sekitar satu pekan lalu ini akibat kuota pelayanan kereta dari Stasiun Kota Tegal telah penuh.

“Daripada kecewa karena tak mendapatkan tiket, saya sarankan menggunakan moda transporatsi lain,” ujar Kepala Stasiun Kota Tegal, Achmad Zahid, saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu 25 Desember 2011.

Zahid mengaku sejak musim liburan sekitar satu pekan lalu rata-rata telah menolak layanan hingga 25 persen calon penumpang per hari. Langkah ini dilakukan seiring dengan kebijakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang hanya melayani perjalanan penumpang sesuai dengan kapasitas tempat duduk untuk semua kelas kereta. “Jumlah yang tak terlayani setiap hari mencapai ratusan,” ujar Zahid.

Menurut dia, penuhnya kuota penumpang kereta api ini disebabkan oleh kesempatan pemesanan tiket kereta kelas ekonomi sejak tujuh hari menjelang keberangkatan, sedangkan kelas bisnis dan eksekutif sejak 35 hari sebelum pemberangkatan. Ia mengakui penolakan penumpang ini berpengaruh terhadap pemasukan penjualan tiket dari sebelumnya yang mengalami penurunan hingga 30 persen dari rata-rata pendapatan bulanan yang mencapai Rp 2,8 miliar.

Meski begitu ia mengakui penurunan pendapatan ini bukan menjadi persoalan karena komitmen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekarang yang lebih mengutamakan pelayanan daripada pendapatan.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Stasiun Kota Tegal Hari Supriyono menyatakan terjadi hambatan perjalanan kereta dari arah timur selama pelayanan liburan Natal dan akhir tahun ini. Hal itu disebabkan oleh longsor yang terjadi di jalur Tegowanu-Brumbung di kilometer 22. “Informasi yang kami terima ada longsor sepanjang kurang lebih 10 meter,” ujar Supriyono.

Kondisi ini menyebabkan kehadiran sejumlah kereta api dari Surabaya di stasiun Kota Tegal terlambat datang hingga 1,5 jam. “Itu terjadi pada kereta Kertajaya, Gumarang, dan Sembrani, masing-masing seharusnya sampai di Tegal pada pukul 22.07, 00.01, dan 01.37 WIB,” ujar hari menjelaskan.
[/spoiler]
Reply


Messages In This Thread
RE: Mulai 1 okt 2011 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidak menjual tiket berdiri - by pardjono - 25-12-2011, 09:12 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)