25-12-2011, 01:32 PM
harjo kemi Wrote:Di daerah Daop IV juga banyak jalur lori milik Perum Perhutani, tapi sekarang sudah tinggal bekasnya doang. Relnya sekarang banyak yang ditumpuk di areal kantor KPH Juwangi, dekat dengan stasiun Juwangi.
Kebanyakan lori milik Perhutani di daerah ini tidak menggunakan loko, alias didorong dengan tenaga manusia.
priyanto zig Wrote:sisa2nya setahu saya antara lain,jembatan di sebelah timur palang ka &
perlintasan di jerukan
jalur ini arhny kemana?
skarang rel2nya dah dijual , kbr dri tmn sy yg krja di depan perhutani telawa SUDAH DIJUAL +/- 30 M ke org dri semarang .
Yang jual relnya siapa? Pihak perhutaninya sendiri atau emank dicuri sama orang2 sekitar? Kalo pihak perhutaninya sendiri yang jual wah terlalu tuh!!! Emank bikin dan bangun rel semudah itu apa tinggal asal jual aja??!! Setidaknya ya dipatoki lah lintasan2nya daripada dijual gitu. Ga menghargai apa yang susah payah dibangun sama Belanda dan tidak menghargai aset2 yang dimiliki sendiri. Sama nasibnya seperti lok BB milik PT Kertas Leces yang tempo hari dirucat itu.

