20-12-2011, 07:41 PM
[spoiler=PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Usahakan Proyek Bandara Soetta Sesuai Target]
INILAH.COM, Jakarta - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sedang bekerja keras menyelesaikan proyek infrastruktur kereta untuk rute menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang targetnya akan direalisasikan dalam dua tahun.
"Jalur kereta tersebut akan melalui lingkar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi. Dan proyek tersebut ditargetkan dalam dua tahun nanti akan terselesaikan. Ada pun anggarannya menghabiskan dana sedikitnya Rp 2,26 triliun," ujar Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN Sumaryanto di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (20/12).
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, proyek tersebut sebelumnya sudah lama akan diselesaikan, namun manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih ada rasa takut dalam mengerjakan proyek tersebut. "Dengan keluarnya Perpres No.83 Tahun 2011 tentang penugasan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana kereta Bandara Soeta, baru mereka tidak takut lagi dalam mengerjakan proyek," tegasnya.
Sumaryanto menambahkan, untuk tiket nanti harganya berkisar Rp 25.000-50.000. Tetapi tergantung dari pemerintah, kalau signal pemerintah baik, harga tiketnya nanti bisa lebih murah.
[/spoiler]
"Jalur kereta tersebut akan melalui lingkar Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi. Dan proyek tersebut ditargetkan dalam dua tahun nanti akan terselesaikan. Ada pun anggarannya menghabiskan dana sedikitnya Rp 2,26 triliun," ujar Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN Sumaryanto di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (20/12).
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, proyek tersebut sebelumnya sudah lama akan diselesaikan, namun manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih ada rasa takut dalam mengerjakan proyek tersebut. "Dengan keluarnya Perpres No.83 Tahun 2011 tentang penugasan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana kereta Bandara Soeta, baru mereka tidak takut lagi dalam mengerjakan proyek," tegasnya.
Sumaryanto menambahkan, untuk tiket nanti harganya berkisar Rp 25.000-50.000. Tetapi tergantung dari pemerintah, kalau signal pemerintah baik, harga tiketnya nanti bisa lebih murah.
