18-12-2011, 09:25 AM
(18-12-2011, 06:25 AM)ArvendoGTASA Wrote: Intinya cuman satu gan. Selama masyarakat masih mementingkan individualitas dan gengsi, transportasi massal manapun pasti akan kurang peminatnya.
maaf mas, jujur, saya kurang senang dngan komentar yg semacam ini
..tolong jngan hanya melihat permasalahan semacam ini dari satu sisi saja,
mngkin memang ada behaviour masyarakat yg seperti anda sebutkan, tapi cobalah lihat dari sisi yg lainnya, gunakanlah kata tanya "why" dlm menganalisis fenomena behaviour masyarakat ini, jangan hanya menggunakan kata tanya "what",,mengapa sampai masyarakat bersikap seperti itu,,
karena itu, lihat juga dari sisi lyg lain, seperti ketersediaan transportasi masal yg memadai...di luar negeri, masyarakat banyak menggunakan transportasi publik bukan semata karena rendahnya gengsi atau individualisme atau karena harga bbm mahal, tetapi lebih karena memang telah tersedia sarana transportasi publik yg memadai.
beberapa orang yg saya temui(di kota saya surabaya), termasuk teman dn saudara saya sendiri bahkan mengatakan, bahwa mereka sbenarnya mau dn senang menggunakan transportasi publik jika memang ada transporatsi publik yg baik dn menjangkau berbagai tempat di penjuru kota
jadi, tolong jangan langsung dngan mudahnya menghakimi dn menyalahkan masyarakat kita, apalagi sampai menyatakan bahwa faktor behaviour masyarakat yg seperti ini adalah satu2nya inti dari permasalahan ini,
...no offensemohon maaf sebelumnya
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
But My Eyes Still See

