07-12-2011, 01:31 PM
[spoiler=Tarif KRL AC Akan Turun]
REPUBLIKA.CO.ID, MANGGARAI - Tarif Commuter Line (KRL) AC rencananya akan turun Rp 500 pada 2012. "Kami mengupayakan agar setiap orang punya hak yang sama untuk menikmati kenyamanan," ujar Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1, Mateta Rijalulhaq, Rabu (7/12).
Tarif KRL AC rencananya akan diturunkan Rp 500
Tarif yang awalnya Rp 7.000 akan menjadi Rp 6.500
Tarif yang semula Rp 6.000 menjadi Rp 5.500
Pihak Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) mengatakan saat ini sedang menunggu keputusan resmi dari manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero). "Kalau sudah ada surat keputusan mengenai tarif baru nanti akan kami umumkan," ujar Makmur, Secretary Corporate KCJ. Mengenai kapan tarif tersebut akan diterapkan, ia belum dapat mengumumkan.
Salah seorang penumpang KRL, Pritawati (45 tahun) setuju dengan penurunan tarif tersebut. Namun, ia juga berharap agar kenyamanan KRL AC dapat ditingkatkan. "Ketika jam pulang kerja, KRL AC tak ada bedanya dengan kereta ekonomi. Sama-sama sesak," ujar dia.
Fitri (22), penumpang kereta lainnya, membenarkan hal itu. "Pas jam sibuk, kenyamanannya tak ada," ujar dia.
[/spoiler]
Tarif KRL AC rencananya akan diturunkan Rp 500
Tarif yang awalnya Rp 7.000 akan menjadi Rp 6.500
Tarif yang semula Rp 6.000 menjadi Rp 5.500
Pihak Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) mengatakan saat ini sedang menunggu keputusan resmi dari manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero). "Kalau sudah ada surat keputusan mengenai tarif baru nanti akan kami umumkan," ujar Makmur, Secretary Corporate KCJ. Mengenai kapan tarif tersebut akan diterapkan, ia belum dapat mengumumkan.
Salah seorang penumpang KRL, Pritawati (45 tahun) setuju dengan penurunan tarif tersebut. Namun, ia juga berharap agar kenyamanan KRL AC dapat ditingkatkan. "Ketika jam pulang kerja, KRL AC tak ada bedanya dengan kereta ekonomi. Sama-sama sesak," ujar dia.
Fitri (22), penumpang kereta lainnya, membenarkan hal itu. "Pas jam sibuk, kenyamanannya tak ada," ujar dia.
