06-12-2011, 01:27 AM
(05-12-2011, 07:20 PM)dany cristian Wrote:saya rasa DT Smt-Sbi dan Smt-Pk-Tg-Cn sangat layak untuk cepat diselesaikan dengan pertimbangan nantinya akan menambah frekuensi perjalanan ka baik ka penumpang maupun ka barang mungkin nantinya setelah short cut Sbi-Sgu diresmikan bisa sangat berpotensi di buka rute-rute baru misal Bw-Jr-bg-sda-sbi-smt-jakk //ml-sbi-smt-jakk// ml-sbi-smt-cn -bd (setelah short cut Tjs-Cbr rampung)...tentunya juga akan menambah angkutan ka-ka barang dan didukung pula medan track ini datar ( bukan pegunungan dan dataran tinggi ) sehingga bisa diandalkan nilai jual kecepatan dan waktu tempuhnya(05-12-2011, 07:02 PM)Adolph Wrote:(02-12-2011, 11:15 PM)bayucool Wrote:(29-11-2011, 07:56 AM)Adolph Wrote: maaf sbelumnya,,ane mau tanya nih...kira2 apa sih urgensinya kok dibuat DT sampai sby? bukannya jalur sbi-smt itu benar2 jalur yg sepi? apa gk mubazir ya..apa tidak cukup dari cn smpai smt aja? CMIIW
sekarang sih sepi...tp setelah dobel trek kelar bukan tidak mungkin jalurnya bakalan jadi padet hlo mas
belum tentu juga,,lihat dulu mengapa dilakukan pembangunan DT di jalur itu? apa karena memang jalurnya ramai atau karena untuk yg lainnya...
contohnya jalur THB-serpong,,dulu THB-serpong single track, lalu dibuat DT karena memang jalur ini sudah ramai sejak ketika masih single track,, karena itu dibuat DT n setelah dibuat DT jalur ini tambah ramai
ini tentu sangat berbeda dngan jalur SBI-SMT
setau saya ya om,,,program DT jalur utara untuk mengoptimalkan angkutan barang n mengurangi beban jalan raya pantura...so bukan tidak mungkin jalur utara bakalan rame dengan kereta barang apalagi udah dapat subsidi BBM gt to KA barang....CMIIW


debaran hatikuWAHANA DAYA PERTIWI
yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake


,,lihat dulu mengapa dilakukan pembangunan DT di jalur itu? apa karena memang jalurnya ramai atau karena untuk yg lainnya...