26-11-2011, 12:23 PM
kalo saya sebagai pengamat (kayak nonton bola aja, hehehe), melihat operator yang satu ini sepertinya sudah mulai merubah "formasi bertandingnya", dari yang sebelumnya 60%:40% penumpang, ke 40%:60. barangkali karena di kereta penumpang sudah "lempar handuk" kalah oleh bus dan pesawat atau jalan tol, sehingga lebih fokus ngurusi barang.
ya, ditunggu saja perkembangannya kayak apa. syukur2 bisa kayak operator ka di amrik sana, yang saking gedenya keuntungan, maka bisa mensubsidi angkutan penumpang komuter di beberapa koridor yang mereka miliki. hitung2 mengurangi beban anggaran pemerintah pusat yang lebih fokus subsidi amtrak nya.
ya, ditunggu saja perkembangannya kayak apa. syukur2 bisa kayak operator ka di amrik sana, yang saking gedenya keuntungan, maka bisa mensubsidi angkutan penumpang komuter di beberapa koridor yang mereka miliki. hitung2 mengurangi beban anggaran pemerintah pusat yang lebih fokus subsidi amtrak nya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
