20-11-2011, 10:35 PM
(20-11-2011, 10:30 PM)evolution_inside Wrote: Dari timur tetep berhenti dan ini di khususkan untuk kereta jarak jauh, tadi sempet diskusi dengan pegawai, yaaa mungkin untuk menghidupkan peran KRL tapi kalo untuk kereta pagi kan KRL jarang contoh mau naik Purwojaya laahh lumayan khan pagi2 harus ke Gambir, moga-moga PT.KAI melakukan revisi lagi setelah kebijakan itu berjalan dengan melakukan poling kepada konsumen
yang saya bold itu mas yang saya tunggu-tunggu... ya operator khususnya divisi Humas sebagai ujung tombak.... selain menyuarakan kebijakan internal, juga "berkenan" untuk secara terus-menerus menggali feedback dari konsumen, baik itu dari segi kepuasan, komplain maupun cacian konsumen harus didengarkan dan ditindak-lanjuti.. toh semua itu kan masukan demi kebaikan KA sendiri toh..
nah terkait dengan tulisan njenengan yang ",emghidupkan peran KRL".. ya itu tadi, seperti yg udah saya postingkan... seyogyanya operator juga memberikan solusi atas masalah baru yang dihadapi penumpang... jadi melihatnya ga cuman dari kepraktisan operator, tapi juga dari segi kepraktisan penumpang
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

