26-10-2011, 12:22 PM
(26-10-2011, 12:16 PM)Revolian Wrote: hehe... kawan-kawan...
Bukankah sudah diperjelas oleh brow Andrew...
Kalo sebenernya Mahesa pake system rolling kyk Serayu and Argo Anggrek...
Kalau pendapat sayang, tentang fakta yang dikemukakan oleh Mas Bambang, bahwa terjadi silang Mahesa... itu kemungkinan besar salah satu KA, memakai rangkaian cadangan... hal tersebut diperkuat dengan Gapeka jadul yang dipostikan oleh Mas bambang...
Saya sendiri sangat yakin, bahwa Mahesa itu modelnya kyk Pajajaran/Senja Utama Mataram... yaitu satu rangkaian (Dari Bandung Pagi, Dari Semarang Malam)....
Hal tersebut dikarenakan, beberapa kali memantau di BD, dulu Mahesa yang baru datang dari SMT, langsung diperiksa and dicuci habis itu brangkat lage ke SMT... (tapi ada kemungkinan rangakian Mahesa yng bru datang dari SMT, di rolling dengan rangkaian Parahyangan)...
Dengan asumsi tersebut, dapat dimengerti bahwa rangakaian cadangan terdapat di depo SMC/SMT... bukan di BD...
Maaf ini sepengetahuan saya, kalo salah tolong dikoreksi
Yup, dulu saya sering ngelihat biasanya ada beberapa gerbong, biasanya 1 K1 dan 1 atau 2 K2 dgn tulisan deponya BD di SMT atau SMC. Bahkan saat awal2 Harina jalan (tahun 2003 an) saya pernah lihat ada beberapa gerbong punya BD di Depo SMC. Saya cuma menduga itu eks gerbong Mahesa. CMIIW

