25-10-2011, 09:44 PM
Dapat artikel di salah satu surat kabar online DI SINI. Semoga lekas menjadi kenyataan.
Jika molor dari target dianggap sudah biasa, semoga molornya gak sampe 2 tahun dari rencana awal.
Jika molor dari target dianggap sudah biasa, semoga molornya gak sampe 2 tahun dari rencana awal.

Quote:Dishub Jabar Berencana Buka Jalur Baru Kereta Api Bandung - Cirebon
Senin, 24/10/2011 - 03:21
BANDUNG, (PRLM).- Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat punya dua rencana untuk revitalisasi perkeretaapian di Jawa Barat dalam beberapa tahun ke depan. Di tahun 2012, Dishub Jabar akan menata jalur kereta api Padalarang - Cicalengka. Sementara untuk tahun 2013, Dishub Jabar punya rencana membuka rute baru Bandung - Cirebon.
Kepala Dishub Jabar Dicky Saromi menerangkan, dalam menjalankan kedua projek itu, Dishub Jabar menggandeng pihak ketiga. "Kami meminta bantuan sebuah konsultan dan pengembang dari Prancis. Konsultan ini biasa dalam menangani perkeretapian. Mereka akan membantu sejak dari perencanaan hingga pelaksanaan projek," katanya.
Untuk penataan jalur kereta api Padalarang - Cicalengka, ada tiga hal utama yang dilakukan. Tiga hal tersebut ialah pembangunan double track, penataan persinyalan, dan penataan perlintasan kereta dengan jalan raya. "Dengan double track, maka jalur bisa dilalui dua kereta api tanpa harus saling menunggu," ucapnya.
Namun tugas yang paling rumit dan dianggap paling besar ialah penataan perlintasan jalur kereta api dengan jalan raya. Pasalnya, jalur kereta Padalarang - Cicalengka banyak "bersentuhan" dengan jalan raya. "Jangan sampai penataan jalur kereta api itu mengorbankan jalur jalan raya. Jalur kereta lancar, tapi jalur jalan raya macet. Tidak bisa begitu. Sekarang masih dikaji apakah pakai underpass atau overpass," ucapnya.
Untuk tahun 2013, Dishub Jabar akan membuka jalur kereta Kota Bandung Cirebon. Jalur tersebut bisa dikategorikan jalur baru tapi lama. Pasalnya, Dishub Jabar akan memakai dua rute lama yang pernah ada.
"Yaitu rute Bandung - Tanjungsari dan Arjawinangun - Kadipaten. Kami tinggal menghubungkan antara kedua jalur itu. Jadi hemat dan efisien. Nanti rutenya ialah Kota Bandung, Rancaekek, Tanjungsari, Kertajati dan Cirebon," ujar Dicky.
Realisasi projek itu akan dilakukan pada awal 2013 mendatang. Projek itupun sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar. "Dan pemerintah pusat sudah menyetujuinya. Target kami, awal 2013 sudah bisa dimulai. Rute Bandung - Cirebon ini nantinya menjadi jalur alternatif barang dan jasa menuju Bandara Internasional Kertajati. Jadi tentunya, rute ini akan terintegrasi dan menyesuaikan dengan rencana pembangunan bandara tersebut," ucapnya. (A-128/das)***
Dreaming of TTG-KEJ track (re)activation ---> My dreams will come true!

