21-10-2011, 11:52 PM
(21-10-2011, 11:30 PM)see_204XX Wrote: Wooow, pendapat & analisa yg mangstab Om....
Kalo saya sebagai masyarakat awam ya tinggal nonton ajah setiap kebijakan2 dr Pemerintah. Kalo jalan Tol udah jadi, nyambung semua & PT Sepur Indonesia nggak buka mata & berbenah diri ya tinggal bikin kegiatan "farewell" di last trip-nya...
waduh ya jangan mas.... ntar saya ngga bisa bernostalgia ama sepur Ekonomi lagi dunk... lah wong Ekonomi, palagi KA lokal itu ngangenin banget dah pokoke... aga pegel sih iya... cuman ada banyak hal yang membuat kita tersenyum, ketawa... dan hal2 unik laen dah...
saya seh... tetep berharap.... ada kelanjutan wacana pemindahan ibukota ke pulau lain (wacananya yg sudah beredar seh palangkaraya)... udah stop aja dulu pembangunan infrastruktur berat di Jawa... terlebih jakarta... mending dialihkan ke pulau yg mo dijadiin Ibukota... dan akan tercipta integrasi transportasi: Bandara, jalan raya trans pulau.. KA penumpang, KA barang kelas berat (secara Kalimantan getooo
), pelabuhan induk, pelabuhan sungai dan jalan toll baru di wilayah tsb (cukup menghubungkan sentra industri dekat ibukota dan pelabuhan saja)
saya seh... tetep berharap.... ada kelanjutan wacana pemindahan ibukota ke pulau lain (wacananya yg sudah beredar seh palangkaraya)... udah stop aja dulu pembangunan infrastruktur berat di Jawa... terlebih jakarta... mending dialihkan ke pulau yg mo dijadiin Ibukota... dan akan tercipta integrasi transportasi: Bandara, jalan raya trans pulau.. KA penumpang, KA barang kelas berat (secara Kalimantan getooo
), pelabuhan induk, pelabuhan sungai dan jalan toll baru di wilayah tsb (cukup menghubungkan sentra industri dekat ibukota dan pelabuhan saja)cuman kalo menurut hemat saya seh... jalan toll trans Jawa sekarang ini seyogyanya bisa dijadikan early warning system bagi operator KA kita.. agar senantiasa meningkatkan layanan... dan orientasinya agar jangan keuntungan jangka pendek... tapi customers satisfaction, dan loyalitas konsumen
maap OOT lageh
kalo secara prinsip seh... seyogyanya operator dan jajarannya mohon jangan bekerja berorientasi pada duit semata... sebaiknya lakukan pekerjaan dengan ikhlas dan cinta akan pekerjaan kita, ya agar budaya dan prinsip kerja bisa kek jaman PERUMKA lagi...awak PERUMKA saat itu bekerja dengan kecintaan pada KA dan kebanggaan atas korps dan pekerjaannya.... sehingga hasil dari kerja awak KA yg didasari ikhlas dan cinta, maka KA benar2 prima, bukan kerja atas dasar prinsip gimana KA ini untung besar (saat ini)... kalo kerja didasari cinta dan ikhlas... maka hasil pekerjaan akan sempurna...kalo hasilnya sempurna... (dalam hal ini perusahaan jasa).. ya customer akan puas, kalo puas akan loyal... nah keuntungan jangka panjang udah di depan mata.. tinggal menjaga customer's TRUST ajah
*cuman kalo model PERUM... ga akan ada dividen ke kas negara... dan juga ga akan ada yang namanya bonus akhir tahun dari laba perusahaan kepada karyawan dan Direksi....karna perusahaan berbentuk PERUM sepenuhnya adalah layanan umum #jadi ruwet nih... apa harus nunggu regulator terkait dapat r********i dulu ya
#

kalo secara prinsip seh... seyogyanya operator dan jajarannya mohon jangan bekerja berorientasi pada duit semata... sebaiknya lakukan pekerjaan dengan ikhlas dan cinta akan pekerjaan kita, ya agar budaya dan prinsip kerja bisa kek jaman PERUMKA lagi...awak PERUMKA saat itu bekerja dengan kecintaan pada KA dan kebanggaan atas korps dan pekerjaannya.... sehingga hasil dari kerja awak KA yg didasari ikhlas dan cinta, maka KA benar2 prima, bukan kerja atas dasar prinsip gimana KA ini untung besar (saat ini)... kalo kerja didasari cinta dan ikhlas... maka hasil pekerjaan akan sempurna...kalo hasilnya sempurna... (dalam hal ini perusahaan jasa).. ya customer akan puas, kalo puas akan loyal... nah keuntungan jangka panjang udah di depan mata.. tinggal menjaga customer's TRUST ajah
*cuman kalo model PERUM... ga akan ada dividen ke kas negara... dan juga ga akan ada yang namanya bonus akhir tahun dari laba perusahaan kepada karyawan dan Direksi....karna perusahaan berbentuk PERUM sepenuhnya adalah layanan umum #jadi ruwet nih... apa harus nunggu regulator terkait dapat r********i dulu ya
# ya masih berharap... operator mau belajar dari kasus toll Cipularang, sehingga sebagai perusahaan jasa tidak melupakan fitrahnya... yang dikejar adalah kepuasan pelanggan
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

