06-10-2011, 04:59 PM
(06-10-2011, 04:47 PM)slamtrack Wrote:(06-10-2011, 12:28 AM)Illia Wrote: Wkwkwkwkw ramenya....kereta mau dipanjangin ruternya malah pada mumet sendiri.maaf2 ya bukanya itu si purna bakti ka galuh relasi thb-bjr
Kahuripan aja dulu rutenya malah Jakarta-Bandung-Kediri....msh bisa jalan aja tuh sampai sekarang walau dkurangin ke KAC? Operator kita aja ga pusing mikirin gmana HSD gmana lokonya? Kenapa yang RF pada pusing wakakakaka.
Kahuripan akan di perpanjang sampai PWK seharusnya sih malah merupakan keberuntungan untuk penumpang. Karena biasanya mereka harus menyambung Cibatuan Ekspress (itu juga kalau cibatuannya ga jalan duluan jalan atau di belakang Kahuripan) selain menambah okupansi juga supaya penumpang ke PWK gak repot. Apa lagi kalau mau bablas jakarta pake odonk2 PWKmsh bisalah naik yang siang wkwkwkwkw.
Soal lokomotif, ada beberapa pilihan.
1. Di BD bisa ganti lokomotif dengan yang uda full HSD.
2. mengisi di Sub Depo PWK. Seinget saya ada sub depo otomatis ada HSD.
3. Atau kirim lokes dari BD, jangan khawatir kereta GOPAR bisa nganter ni loko (double Traksi) wkwkwkwk
Ga ada sesuatu yang ga mungkin, ini keinginan operator kita bukan RF so kalau operator bilang panjangin sampai PWK ya panjangin. Resiko lokomotif ga bisa isi HSD biar urusan yang di atas wkwkw.
Lalu soal rangkaian, ga masalah sampai PWK. Sampai BD biasanya antara jam 6-8 pagi tambah 1,5-2jam lah jam 11 paling pol uda di PWK itu rangkaian. Istirhat rangkaian sampai jam 18.00 lah anggap. Lalu bawa kereta ke BD. malah bisa jadi kedatangannya bisa jadi lebih cepat loh dari jadwal harusnya. So, jadi kedatangan di kediri dan keberangkatannya ga perlu d ubah. Karena keberangkatan dari PWK uda di percepat. Kecuali kalau dr PWK pakai jadwal dari PDL. mgkn uda beda cerita. bakal jd pesaingnya serayu ini kereta untuk habisin penumpang
![]()
Setidaknya waktu istirahat ka ini lebih banyak ketimbang Matarmaja
dibaca lagi sejarahnya didepan
gw masi inget banget ada yg uda pernah post sejarahnya
galuh & kahuripan itu berbeda KA di era yg sama, peristiwa trowek pun bukan dibilang KA yg sama tapi KA yg berbeda yaitu galuh ditolong sama kahuripan



msh bisalah naik yang siang wkwkwkwkw. 