18-09-2011, 10:17 PM
(18-09-2011, 07:36 AM)Dana Komuter Wrote: Memangnya jeda waktu antara si pintu perlintasan diturunin dg kedatangan KA berapa menit mas? Apa taspat / kecepatan di lintasan situ relatif gak gitu kencangnya mengingat di foto nampaknya gak ada stasiun KAnya yah? Intinya semua harus memaklumi yah...
Gak Ambulance saja khan... Pernah lg ada balap sepeda ISSI dg Indonesia jd tuan rumahnya melintas Jakarta - Denpasar. Gak di PJL ini sih nampaknya... Pak PJL harus merelakan waktu utk semua KA singgah dulu di stasiun terdekat demi melintasnya pr pesepeda internasional itu...
Mas Dana,
Dari pagi, yang di JPL kan sudah tahu,
jika ada yang sedang berduka
didekat situ.
Terlebih, posisinya didepan Pos,
jadi sewaktu mobil jenazah mulai datang,
juga tahu.
Kebetulan, ketika mobil sudah dekat, sebelumnya,
genta sudah berbunyi.
Selang waktu genta dengan kereta yang akan lewat,
sekitar 3 menitan.
Terlebih, telepon dari pos sebelumnya, yang memberitahu
bahwa kereta sudah melewati pos nya, juga sudah masuk.
Nah, ketika pintu lintasan sudah ditutup, sambil menunggu
rangkaian kereta lewat, mereka datang untuk meminta tolong,
agar nanti pintu lintasan ditahan sebentar.
Jadi, Ambulance dapat mundur, karena posisi diseberang jalan.
Demikian Mas Dana,
untuk taspat,
biasanya, jika melewati pintu lintasan, paling tidak,
kecepatan dikurangi sedikit, demi keamanan,
atau tetap konstan kalau dari jauh,
masinis sudah yakin, bahwa pintu lintasan sudah ditutup,
tentu saja, sambil membunyikan suling,
sebagai peringatan
dan salam pada yang bertugas di pintu lintasan.....
Demikian,



![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)