17-09-2011, 07:38 PM
(17-09-2011, 06:18 PM)dickyarisandi Wrote: menurut pengalaman saya naik wilis sih kayaknya selain menjual pemandangan, KA ini juga bisa dibuat alternatif penumpang dari surabaya yang ingin ke jogja, kutoarjo, banjar ataupun tasikmalaya maupun sebaliknya, dengan waktu tempuh yang sekarang aja penumpang masih cukup banyak menurut saya.
terakhir saya naik KA 5, banyak penumpang dari kertosono madiun solo dll, kemudian baliknya naik KA 6 juga banyak penumpang yang naik dari tasik, banjar, kroya yang kemudian banyak juga yang turun di jogja, walaupun banyak yang turun jogja namun banyak juga yang naik dari jogja sehingga kereta penuh sampai SGU, mungkin AW ini jadi alternatif dari sancaka agar tiba di surabaya tidak terlalu malam.
sudah berkali kali saya naik AW dan Alhamdulillah belum pernah dikecewakan, selain jarang silang, pemandangan juga bagus
Nah itu dia, meskipun ada lodaya & sancaka KA ini masi tetep penting karna sancaka & lodaya ga cukup menampung smua. Karna keindahan & potensialnya karakter penumpang di selatan agak berbeda dg penumpang diutara, penumpang selatan antara perjalanan pagi dg malem ga terlalu drastis perbedaannya untuk jarak tengah, bayangkan kalo KA ini keilangan penumpang di petak itu & musti keutara yg blom tentu masi banyak penumpang sisa untuk SGU-SBI-SMT-CN atopun sebaliknya & CN-BD atopun sebaliknya, sangat eman2
Karna di utara sindoro, rajawali uda dibantu dg anggrek, kaligung mas & bahkan ciregal, itupun rangkaian anggrek pendek, ga bisa sepanjang dulu lagi, klo KA ini ikut keutara ga dapet apa2
