07-09-2011, 10:13 PM
(06-09-2011, 09:43 PM)Martu Hares P Wrote: [spoiler]
Karena fungsi DT [jika untuk petak Malang - Bangi],
hanya untuk mendorong pada saat jalan mulai menanjak saja,
atau sedikit membantu mengerem saat jalan menurun,
yang dulu, sebelum memakai air brake, dengan kode suling,
para juru/ pelayan rem, sudah siap melaksanakan tugasnya.
[/b][/color]
S4.
DT biasa/bkn MU, yg menghandle pengereman cm mass lok yg dpn, lok kedua, cut off pilot valve automatic brake diposisikan out, cm bantu tenaga saja.
![[Image: overstappen.png]](https://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(30-08-2011, 02:16 AM)pardjono Wrote: @ Bapak Adi Sutjipto
DT Babaranjang = DT otomatis;
DT CC 201 = DT manual.
Begitukah?
betul, KA BBR pke lok yg di MU, ckup 1 mass dan ass.mass di lok yg palg dpn. Lok ke2 atau ke3 atau jika lebih dr 2 lok tdk perlu diawaki. Kabel jumper MU dipasang, kran MU 2A valve (slah satu komponen pada sistem pngereman) lok yg tdk diawaki diposisikan out.[/spoiler]
[/quote]
Ayo,
siram terus dengan HSD,
biar tambah ilmunya.....



![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)