27-08-2011, 01:22 PM
(27-08-2011, 12:19 PM)Dana Komuter Wrote: Benerankah ini???Koq nampaknya seperti hoax yah???
Mengapa? Sebab di negeri kita ini amat sangat langka, bahkan mungkin yang pertama kalinya terjadi peristiwa pembajakan di dalem KA. Terlebih itu di kabin masinis... Ini dalam rangka simulasi yah?? Pasti sudah heboh dan breaking news di berbagai media massa nasional kita pastinya...
Kemungkinan besar mereka menaiki KA Gajayana tambahan tersebut dengan cara menghadang perjalanannya, tujuan utamanya sepertinya agar bisa naik gratis sampai PSE (secara di Trisi KA-nya LS dan pastinya tak menjual tiket untuk KA itu).

(27-08-2011, 12:23 PM)Joe_cn Wrote: berita beneran ini mas, saya juga kaget tadi terakhir lihat di stasiun tipi karena terjadi baku tembak di Senen.(saya sempet bingung karena gajayana sampe Senen sebelum akhirnya lihat berita di atas)
Orang lagi pada mudik ini malah bikin kacaw aja....
Penyanderanya ada 3 orang, mereka memaksa masinis Jodi untuk menjalankan KA sesuai keinginan mereka (tetapi mereka tidak sampai menguasai keseluruhan KA, hanya lokomotif saja).
(27-08-2011, 01:08 PM)rapih_dhoho Wrote: Dia kira membajak kereta itu semudah membajak pesawat. Percuma bajak lokomotif, kalo PPKA nya ga buka jalur, malah2 ntar dimasukin ke badug.
Semua stasiun di wilayah Daop I cepat tanggap sewaktu masinis KA Gajayana tsb meminta agar persinyalan diamankan sampai tiba di stasiun tujuan yang diinginkan 3 penyandera tersebut, dan 2 di antara mereka kini sudah diserahkan ke aparat sedangkan 1 orang lagi masih diburu.
Yang saya pikirkan:
1. Bagaimanakah cara oknum itu melakukan pencegatan pada KA Gajayana, padahal di Trisi seharusnya KA tersebut berjalan langsung?
2. Apa yang dirasakan pengguna saat mengetahui KA berjalan pada lintas yang tidak semestinya (karena normalnya Gajayana melewati MRI menuju GMR dan JAKK)?



![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)