25-08-2011, 11:45 AM
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote:Mungkin untuk mencegah dari para kambing Mas..(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler]
Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.
Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.
Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.
Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?
Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
[/spoiler]
Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
(24-08-2011, 11:58 PM)kancil koe Wrote: wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan nehTidak cuman sta Malang, tapi ini merupakan kebijakan dari PT KA untuk semua sta Pemberangkatan arus mudik.
![[Image: 5147433576_a332603046.jpg]](http://farm5.staticflickr.com/4049/5147433576_a332603046.jpg)
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi

![[Image: Peron02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron02.jpg)
![[Image: Peron01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron01.jpg)
