24-08-2011, 11:36 PM
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler]
Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.
Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.
Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.
Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?
Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
[/spoiler]
Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
Facebook : Mas Bodhonk Spoorwegen Maatschapij
Biasakan Ijin kpd Pihak PT. KAI (bila akan melakukan kegiatan dlm bentuk apapun di area PT. KAI) meskipun kita adalah RF. Kedepankan 4S
Biasakan Ijin kpd Pihak PT. KAI (bila akan melakukan kegiatan dlm bentuk apapun di area PT. KAI) meskipun kita adalah RF. Kedepankan 4S

![[Image: Peron02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron02.jpg)
![[Image: Peron01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron01.jpg)