17-08-2011, 09:07 PM
kompas.com Wrote:PT KA Daop VII Operasikan KA Mantab!
MADIUN, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional VII Madiun berencana mengoperasikan Kereta Api Mantab jurusan Madiun-Tanah Abang sebagai angkutan Lebaran 2011. Kereta kelas ekonomi ini merupakan kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik hingga arus balik.
Koordinator Hubungan Masyarakat PT KA Daop VII Madiun Harijono Wirotomo, Rabu (17/8/2011) mengatakan KA Mantab direncanakan beroperasi mulai H-5 hingga H+7 Lebaran dengan rangkaian maksimal sepuluh gerbong. Adapun kapasitas setiap gerbongnya maksimal 150 penumpang atau sekitar 1.700 penumpang apabila rangkaian yang dibawa mencapai 10 gerbong.
Rute yang akan dilalui KA Mantab adalah jalur selatan dimulai dari Stasiun Besar Madiun menuju ke Solo, kemudian Yogyakarta, Purwokerto, Bandung dan terakhir berhenti di Stasiun Tanah Abang Jakarta. Bagi para penumpang kereta ini, dikenai biaya tiket sebesar Rp 35.000 per orang.
Harijono mengatakan, mengacu pada kebijakan PT KA, penjualan tiket kereta kelas ekonomi termasuk KA Mantab melalui sistem online. Tujuannya untuk memantau dan membatasi jumlah penumpang yakni maksimal 150 persen dari kapasitas tempat duduk atau 150 orang.
Kami ingin mengutamakan keselamatan penumpang. Dengan adanya pembatasan ini diharapkan tidak ada lagi penumpang yang berjubel sampai di pintu gerbong sehingga membahayakan keselamatan jiwa mereka, katanya.
Wakil Kepala Stasiun Besar Madiun Sugeng Muji Wibowo mengatakan pihaknya memperketat masuknya calon penumpang ke dalam stasiun untuk mencegah penumpang tak bertiket. Hanya calon penumpang yang membawa tiket yang diperbolehkan masuk ke stasiun.
Sementara itu dalam rangka mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat selama arus mudik hingga arus balik Lebaran, Daop VII Madiun telah menyiapkan sedikitnya 500 personel pengamanan di 32 stasiun yang ada di wilayah Madiun, Kediri, Kertosono, Ngawi, hingga Tulungagung.
Officer Keamanan PT KA Daop VII Madiun Sudarmawan mengatakan 500 personel itu merupakan gabungan Polisi khusus KA (Polsuska), anggota kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mereka akan bekerjasama menjaga stasiun dan mengawal perjalanan kereta serta mengawasi palang pintu sebidang yang tidak dijaga.
Yang bertugas mengawal kereta jumlahnya empat sampai lima orang, merupakan petugas gabungan. Sedangkan untuk penjagaan di stasiun jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan tergantung klasifikasi stasiunnya apakah stasiun besar, kelas I, kelas II atau kelas III, katanya.
Kereta yang akan dijaga hanya KA milik Daop VII seperti KA Bangunkarta, KA Kahuripan, KA Brantas, KA Senja Kediri, KA Madiun Jaya, dan kereta khusus Lebaran yakni KA Mantab.
Yang bener lewat BD atau CN? Kalau lewat BD masa lewat PWT.
