14-08-2011, 04:55 AM
Mari kita renungkan :
1. Para penumpang cenderung naik K2 karena secara ekonomis lebih terjangkau. Alias harga lebih murah dari K1.
2. 1 kereta terdiri dari 16 nomor dudukan dengan dibagi A-D. Itu berarti bisa memuat 64 penumpang per kereta (Inget... bukan 16 seat lho... itu berarti = cuma muat 32 penumpang donk...).
3. Dalam 1 rangkaian apabila terdiri dari 9 K2 dg 1 lok, 1 BP, 1 Bagasi dan 1 KM, maka totalnya bisa 576 penumpang dalam 1 rangkaian (9 . 64).
4. Kalau saja kereta Makan tsb itu KMP, itu berarti kereta Makan yang dijadi satu dengan kereta penumpang. Totalnya bisa > 576 penumpang dlm 1 rangkaian.
Nah... terbayang khan... kalau saja K2 dihapus... Yang skr ada aja, utk KA Bogowonto dalam 1 kereta bisa muat brapa penumpang yg duduk yah? Itu khan Klas Ekonomi tapi ber-AC... Nah... apa PT. KA akan mengasumsikan yang terbiasa di Klas Bisnis utk beralih ke Klas Eksekutif?
Kalau soal x-Klas Bisnis ini jadi kereta Barang sih... yah... OK aja secara eksteriornya... Tapi kalau saja di interiornya tetap pertahanin toiletnya, apa berarti kemungkinan utk para petugas yg mesti siaga di sepanjang perjalanan tanpa harus mengantuk sekalipun itu? Semisal dalam perjalanan jauh mau buang hajat atau sekedar cuci muka sih... jadi praktis nampaknya... Yang jaga pun di dalem gak mesti was - was dg pelemparan batu yg marak terjadi. Tapi yah... panasnya itu mungkin terasa karena gak ada ventilasinya...
1. Para penumpang cenderung naik K2 karena secara ekonomis lebih terjangkau. Alias harga lebih murah dari K1.
2. 1 kereta terdiri dari 16 nomor dudukan dengan dibagi A-D. Itu berarti bisa memuat 64 penumpang per kereta (Inget... bukan 16 seat lho... itu berarti = cuma muat 32 penumpang donk...).
3. Dalam 1 rangkaian apabila terdiri dari 9 K2 dg 1 lok, 1 BP, 1 Bagasi dan 1 KM, maka totalnya bisa 576 penumpang dalam 1 rangkaian (9 . 64).
4. Kalau saja kereta Makan tsb itu KMP, itu berarti kereta Makan yang dijadi satu dengan kereta penumpang. Totalnya bisa > 576 penumpang dlm 1 rangkaian.
Nah... terbayang khan... kalau saja K2 dihapus... Yang skr ada aja, utk KA Bogowonto dalam 1 kereta bisa muat brapa penumpang yg duduk yah? Itu khan Klas Ekonomi tapi ber-AC... Nah... apa PT. KA akan mengasumsikan yang terbiasa di Klas Bisnis utk beralih ke Klas Eksekutif?
Kalau soal x-Klas Bisnis ini jadi kereta Barang sih... yah... OK aja secara eksteriornya... Tapi kalau saja di interiornya tetap pertahanin toiletnya, apa berarti kemungkinan utk para petugas yg mesti siaga di sepanjang perjalanan tanpa harus mengantuk sekalipun itu? Semisal dalam perjalanan jauh mau buang hajat atau sekedar cuci muka sih... jadi praktis nampaknya... Yang jaga pun di dalem gak mesti was - was dg pelemparan batu yg marak terjadi. Tapi yah... panasnya itu mungkin terasa karena gak ada ventilasinya...

