12-08-2011, 07:47 AM
maklumlah mas dana, baru pertamakali mengoperasikan ka hst, lalu ngejar setoran bikin rekor dunia terbaru, baik kecepatan operasional dan panjang jaringannya.
sampai lupa kalau semakin cepat keretanya, safety nya juga semakin rentan. dan china juga belajar banyak dari sini, termasuk kalau kecepatan operasional yang paling optimal dari segi safety dan ekonomis sekitar 270-280 km/h, seperti hst2 di eropa dan jepang sana.
sampai lupa kalau semakin cepat keretanya, safety nya juga semakin rentan. dan china juga belajar banyak dari sini, termasuk kalau kecepatan operasional yang paling optimal dari segi safety dan ekonomis sekitar 270-280 km/h, seperti hst2 di eropa dan jepang sana.
wah, salut saya sama pak DI. ternyata senang naik kereta juga. sampai2 nyobain argo wilis segala. kalau kayak begini, bisa kelupaan niatannya dulu mengganti rel ka dengan jalan tol...
atau malah yang ada, bikin jalur kereta peluru disepanjang jalan tol trans jawa... hehehe...
hati2 pak DI, sering naik ka bisa terkena virus railfans yang dapat menyebabkan penyakit edan sepur.
atau malah yang ada, bikin jalur kereta peluru disepanjang jalan tol trans jawa... hehehe...
hati2 pak DI, sering naik ka bisa terkena virus railfans yang dapat menyebabkan penyakit edan sepur.

"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

