28-07-2011, 03:16 PM
Daripada membunuh suatu KA, mending ya kembali ke "kehebatan" di masa lalu, utamakan suatu KA yg lebih tinggi (kecil) angkanya menurut Gapeka...
Kasarnya, mengambil contoh dari post di atas, kalo penumpang Argo Muria (KA 14) marah karena lama nunggu silangan dengan KLB ABA 9001, ya harap maklum lah. Itu KLB kan sudah ibarat ABA sebenarnya (KA 1), nomornya jauh lebih tinggi daripada Argo Muria.
Kecuali Argo Muria nunggu silang/susul dengan Harina Pagi (7177), nah boleh marah...
Memang sih faktor keamanan harus diutamakan, tapi kan kenyamanan juga harus disejajarkan dengan keamanan. Buat apa donk ada nomor urut Gapeka kalo nomor rendah "kasta" di lapangan lebih tinggi daripada si nomor satu? Kecuali darurat, ya lain lagi...
Kasarnya, mengambil contoh dari post di atas, kalo penumpang Argo Muria (KA 14) marah karena lama nunggu silangan dengan KLB ABA 9001, ya harap maklum lah. Itu KLB kan sudah ibarat ABA sebenarnya (KA 1), nomornya jauh lebih tinggi daripada Argo Muria.
Kecuali Argo Muria nunggu silang/susul dengan Harina Pagi (7177), nah boleh marah...
Memang sih faktor keamanan harus diutamakan, tapi kan kenyamanan juga harus disejajarkan dengan keamanan. Buat apa donk ada nomor urut Gapeka kalo nomor rendah "kasta" di lapangan lebih tinggi daripada si nomor satu? Kecuali darurat, ya lain lagi...

